Berita Surabaya
Fenomena Koin Jagat di Surabaya, Pakar ITS Ingatkan Ada 2 Masalah yang Segera Diatasi
Permainan Koin Jagat belakangan menjadi viral di berbagai daerah, termasuk Kota Surabaya, namun memicu keresahan akibat aksi para pemainnya
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Permainan Koin Jagat belakangan menjadi viral di berbagai daerah, termasuk Kota Surabaya, namun memicu keresahan akibat aksi para pemainnya.
Mereka dilaporkan merusak taman dan fasilitas umum demi mencari koin fisik yang dapat ditukar menjadi uang melalui aplikasi game tersebut.
Aplikasi Jagat sendiri tersedia untuk perangkat Android dan iOS, menawarkan pengalaman interaktif yang menggabungkan dunia digital dan fisik, mirip dengan konsep permainan Pokémon Go.
Namun, Pakar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Nisfu Asrul Sani, S.Kom., M.Sc menilai permainan ini memiliki dua masalah utama yang perlu segera diatasi.
"Insentif finansial dalam Koin Jagat menjadi pendorong utama tindakan masif para pemain. Hal ini berbeda dengan Pokémon Go, yang lebih berorientasi pada hiburan sehingga tidak memicu perilaku berlebihan,"ungkap pria yang juga dosen Sistem Informasi ITS ini.
Baca juga: 4 Petunjuk Lokasi Penemuan Koin Jagat, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi: Taman Ojo Dirusak Dulur!
Keuntungan finansial yang ditawarkan membuat pemain lebih agresif, bahkan sampai merusak fasilitas umum.
Selain itu, pria yang akrab disapa Soni ini menyoroti minimnya edukasi preventif dari pihak pengembang.
Ia menjelaskan bahwa sebenarnya aplikasi ini telah memberikan panduan untuk mencegah tindakan merusak, namun informasi tersebut perlu disampaikan lebih sering agar dipahami oleh para pemain.
Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi : Rendahkan Martabat Manusia, Hentikan Perburuan Koin Jagat di Surabaya!
Lebih lanjut, pria yang aktif dalam penelitian di bidang Human Computer Interaction ini menyarankan beberapa solusi untuk mengatasi dampak negatif permainan ini.
"Dari segi teknologi, pengembang dapat meningkatkan fitur aplikasi agar memberikan peringatan ketika pemain berada di lokasi berbahaya, seperti jalan raya atau area rawan kecelakaan,"tambahnya.
Kolaborasi dengan pemerintah juga bisa dilakukan untuk menentukan lokasi aman bagi aktivitas treasure hunt.
Baca juga: Petunjuk Lokasi dan Cara Bermain Koin Jagat, Viral Diburu Warga sampai Ada yang Bikin Rusak Fasum
"Selain itu konsep permainan juga bisa diubah agar memberikan dampak positif, misalnya dengan memberikan hadiah kepada pemain yang melakukan tugas menjaga lingkungan, seperti merawat taman,"ungkap lulusan Interdisciplinary Information Technology dari Konkuk University ini.
Menurutnya, konsep serupa sebenarnya sudah diterapkan di beberapa sekolah, di mana permainan digunakan untuk menyelesaikan soal atau kuis.
Baca juga: Cara Bermain Koin Jagat yang Viral Hadiah Rp 850 Juta, Permainan Diperluas ke Surabaya Bandung Bali
Hal ini menunjukkan bahwa permainan seperti Koin Jagat memiliki potensi besar jika diarahkan dengan baik.
"Jika pengembang dapat melakukan perbaikan maka aplikasi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa manfaat positif tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat,"pungkasnya.
Koin Jagat
ITS
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Berita Surabaya Terkini
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.