Berita Viral
Sudah Bayar Rp2,5 Miliar, Warga Tak Dapat Rumah Impian, Bangunan dan Tanahnya Ternyata Tak Ada
Nasib warga sepakat bayar Rp2,5 miliar untuk properti ternyata bangunan dan tanahnya tidak ada. Kasus inipun kini sudah memasuki tahap di meja hijau.
"Namun tawaran itu mereka tolak," tegasnya, melansir Tribun Medan.
Menurut salah seorang yang menempati rumah, Boru Saragih, ia menyebut bahwa dirinya hanya mengontrak di rumah tersebut.
Ibu tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa rumah yang selama ini ditempatinya selama dua tahun memiliki konflik.
"Saya tidak tahu kalau ini berkonflik. Kami hanya mengontrak dirumah ini, " ujarnya.
Dirinya mengaku memang akan pindah dari rumah tersebut.
Namun sebelum pindah, proses eksekusi pun dilakukan.
Baca juga: Tangis Histeris Asmawati Rumahnya Dieksekusi Pengadilan, Padahal Punya SHM: Bukan Tanah Sengketa
Ibu tersebut berharap, ada upaya ganti rugi atas barangnya yang rusak saat rumah tersebut dihancurkan dengan menggunakan alat berat.
Ternyata pihak Pengadilan Negeri Sidikalang tak hanya melakukan eksekusi kepada rumah warga, melainkan lahan pertanian.
Ratusan hingga ribuan tanaman seperti jagung, durian, kopi, dan masih banyak lainnya, juga ikut dihantam oleh alat berat ekskavator.
Pemilik ladang pun hanya bisa pasrah saat operator alat berat meruntuhkan pohon durian serta pertanian lainnya.
Mereka berteriak sambil menangis dan memohon agar pihak pengadilan tidak merusak tanaman yang hampir mau panen.
"Jangan kalian rusak itu woi. Tempat makan kami itu," teriak seorang ibu-ibu.
Selain itu, pihak dari pemenang dalam putusan pengadilan itu pun tampak memotong seluruh tanaman jagung dengan menggunakan mesin pemotong rumput.
Kejadian itu pun berlangsung begitu cepat.
Para pemilik ladang dan rumah ada juga yang tampak pingsan karena tak kuasa melihat pemandangan tersebut.
Setelah alat berat merobohkan bangunan, para pemilik rumah ada yang kembali sembari mengutip barang yang bi
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
Ahmad Sahroni Diduga Kabur ke Singapura saat Demo, Ferry Irwandi: Pengecut Bermental Culun |
![]() |
---|
Puan Maharani Minta Maaf, Janji DPR Berbenah usai Tragedi Affan Driver Ojol Dilindas Rantis |
![]() |
---|
Polisi Sebut Aksi Demo sudah Anarkis, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri untuk Bertindak Tegas |
![]() |
---|
Rantis yang Lindas Driver Ojol Affan Punya Titik Buta dan Langgar Prosedur, Berbahaya di Kerumunan |
![]() |
---|
Asal Usul Slogan ACAB dan Kode 1312 yang Kini Ramai Dipakai usai Rantis Lindas Driver Ojol |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.