Pasca Ramai Kasus Pertamax Oplosan, SPBU Pertamina di Gresik Sempat Alami Penurunan Penjualan
Pasca ramai kasus soal Pertamax oplosan, SPBU Pertamina di Gresik sempat mengalami penurunan penjualan Pertamax.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pasca Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan (RS) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) tahun 2018-2023, SPBU Pertamina di Gresik mengalami penurunan penjualan BBM jenis Pertamax.
SPBU yang mengalami penurunan adalah SPBU Pertamina 54.611.04 di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Pengawas SPBU 54.611.04, Priyo Setiawan mengatakan, penjualan Pertamax sempat mengalami penurunan pasca marak informasi Pertamax oplosan beberapa waktu terakhir.
"Ada penurunan satu hari 500 liter, awalnya dari 7.000 liter turun 500 liter, jadi 6.500 liter," ujarnya kepada awak media usai sidak, Rabu (5/3/2025).
Priyo menambahkan, namun akhir-akhir ini mulai ada kenaikan. Meskipun perlahan.
Diharapkan masyarakat yang menggunakan BBM jenis Pertamax kembali meningkat.
"Sekarang mulai ada kenaikan 100 liter, perlahan-lahan kita naik, dipercaya masyarakat lagi," ujarnya.
Diketahui, Polres Gresik bersama UPT Metrologi Legal Diskoperindag Kabupaten Gresik menggelar sidak di sejumlah SPBU.
Dua SPBU yang menjadi sasaran sidak adalah SPBU Pertamina 54.611.01 K3PG di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dan SPBU Pertamina 54.611.04 di Jalan Veteran, Kabupaten Gresik.
Sidak ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, didampingi Wakapolres Gresik, Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta jajaran Satreskrim Polres Gresik.
Dari pihak UPT Metrologi Legal Kabupaten Gresik, hadir Plt Kepala UPT Trisno Yadi Setyawan, dan Penera Ahli Pertama, Sekar Bias Tri Cahyani.
Baca juga: Imbas Kasus Pertamax Oplosan, Omzet SPBU Terminal Surodakan Trenggalek Sempat Anjlok
Dalam sidak ini, petugas melakukan pengujian kualitas dan volume BBM menggunakan alat pengukur density dan berat jenis.
Hasilnya, Pertalite dan Pertamax yang diuji di kedua SPBU tersebut masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.
Penera Ahli UPT Metrologi, Sekar Bias Tri Cahyani, menyebutkan, hasil pengukuran di SPBU K3PG dan SPBU Sentolang Veteran berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh Permendag, yakni ±0,5 persen dari 20 liter (±100 ml).
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga
Riva Siahaan
Pertamax
Gresik
Kecamatan Kebomas
TribunJatim.com
Berita Gresik terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Lari Tunggang Langgang |
|
|---|
| Anak Artis Tolak Warisan Rp 212 Miliar Milik Mendiang Ibunya karena Harus Bayar Pajak Rp 117 Miliar |
|
|---|
| Tak Sanggup Beri Mahar Rp 250 Juta, Wanita Lampung Nyamar Jadi Pria Demi Lamar Gadis Sinjai |
|
|---|
| Tiap Hari Jalan Kaki Dagang Arang dan Bertani, Mbah Siti Akhirnya Bisa Naik Haji setelah Punya Tanah |
|
|---|
| Sosok Mohammad Boroujerdi, Dubes Iran Datangi Bayi di Riau yang Dinamai Ali Khamenei, Merasa Bangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-SPBU-GRESIK-ilustrasi-pertamax-ilustrasi-pertamax-oplosan.jpg)