Berita Viral
Preman Berani Tutup Paksa Pabrik Minuman yang Tak Bayar Utang, Sengaja Agar Karyawan Tak Bisa Kerja
Sebuah pabrik minuman ditutup paksa preman karena masalah utang. Pabrik itu berada di kawasan industri, Desa Wanaherang, Kabupaten Bogor.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
Polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dan menjerat mereka dengan Pasal 335 dan/atau 167 KUHP dan/atau Pasal 2 (1) UU Darurat Republik Indonesia No. 12/1951. Robby menegaskan, proses hukum akan terus berjalan sesuai peraturan yang berlaku.
Berita Lain
10 pelaku aksi premanisme ditangkap Anggota Satgas Terpadu Pemberantasan Premanisme Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya selama Operasi Pekat Semeru ke-2 2025 yang berlangsung selama dua pekan.
Para pelaku itu berhasil dibekuk setelah kepolisian menindaklanjuti sekitar sembilan laporan dan pengaduan masyarakat yang mengeluh adanya aksi premanisme.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Wahyu Hidayat mengatakan, para pelaku aksi premanisme tersebut diketahui memiliki berbagai macam modus aksi yang dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Beberapa pelaku terlibat aksi pengeroyokan yang ternyata dipicu oleh aktivitas mabuk-mabukan.
Korban yang berupaya menegur gerombolan pelaku agar tidak berpesta miras di suatu tempat, malah dihajar dan menjadi sasaran penganiayaan.
Kemudian, ada juga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam di tengah permukiman masyarakat.
Baca juga: Meresahkan, 6 Preman di Bojonegoro Digulung Polisi, Sering Memalak Warga dengan Modus Mengemis
Setelah diselidiki dan dimintai keterangan, ternyata pelaku merupakan bagian dari kelompok gangster.
Bahkan, pihaknya juga sempat mengamankan beberapa preman yang secara terang-terangan menargetkan pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap para sopir truk di kawasan komplek pergudangan di Jalan Tanjung Tembaga.
"Ini adalah wujud nyata kami dalam menjawab keresahan masyarakat," ujarnya, Sabtu (17/5/2025).
Operasi tersebut merupakan upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam menjaga dan menciptakan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya dalam menangani bentuk premanisme, dan tindak kriminal yang meresahkan warga.
Bukan hanya sekadar penegakan hukum, melainkan juga wujud komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung iklim investasi yang sehat, terutama di wilayah strategis Jawa Timur, termasuk kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya.
Selain menumpas aksi premanisme, AKBP Wahyu memaparkan keberhasilan pihaknya dalam mengungkap berbagai kasus tindak pidana kejahatan jalanan selama sebulan terakhir.
Di antaranya, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).
pabrik minuman ditutup paksa preman
Kabupaten Bogor
premanisme
Gunung Putri
TribunJatim.com
Tribun Jatim
Muncul Slogan ACAB dan Kode 1312 di Media Sosial Pasca Demo 28 Agustus, Apa Maknanya? |
![]() |
---|
Bukti Mbah Endang Gelar Nobar Liga Inggris Tanpa Izin, si Pemilik Kafe Tetap Ogah Bayar Rp 115 Juta |
![]() |
---|
Sebut Rantis yang Lindas Ojol Alami Kendala Teknis, Brimob di Dalam Mobil: Kalau Kebuka Mati Kita |
![]() |
---|
Negara Rugi Rp26,5 Miliar, ASN Koruptor Masih Digaji Bulanan Meski Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Apa Itu Mobil Rantis? Kendaraan Brimob yang Lindas Ojol hingga Meninggal, Harganya Rp29 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.