Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tembok Makam Ketawanggede Malang yang Nyaris Roboh segera Diperbaiki Tahun Ini

Pemkot Malang memastikan akan segera memperbaiki bagian tembok makam di Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Malang, yang nyaris roboh.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
TEMBOK MAKAM - Pemerintah Kota Malang memastikan akan segera memperbaiki bagian tembok makam di Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Malang, yang nyaris roboh. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan kepastian tersebut usai melakukan inspeksi bersama camat, lurah, serta jajaran Dinas PUPRPKP Kota Malang, Sabtu (17/5/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang memastikan akan segera memperbaiki bagian tembok makam di Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Malang, yang nyaris roboh.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan kepastian tersebut usai melakukan inspeksi bersama camat, lurah, serta jajaran Dinas PUPRPKP Kota Malang, Sabtu (17/5/2025).

“Status tanahnya milik warga, jadi tidak bisa menggunakan APBD. Tapi, untuk kondisi darurat seperti ini, kami akan perbaiki bagian yang paling prioritas dan warga sudah sepakat,” ujar Wahyu, Sabtu (17/5/2025).

Tembok nyaris roboh itu disebabkan oleh akar pohon besar yang menghambat resapan air.

Akibatnya, struktur dinding tak mampu menahan tekanan tanah.

Selain perbaikan tembok, Wahyu juga mengupayakan solusi pemakaman baru bagi warga sekitar.

Sebab, kapasitas lahan makam Ketawanggede telah penuh.

“Makam Ketawanggede sudah tidak bisa menampung lagi. Kami akan carikan alternatif lahan makam untuk tiga kelurahan,” katanya.

Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menambahkan, perbaikan darurat akan dilakukan tahun ini menggunakan dana insidental.

“Pengerjaan segera dilakukan untuk bagian terdampak, sekitar 30 meter,” ujarnya.

Baca juga: Kondisi Pagar Taman Kehati di Kota Blitar Roboh Diterjang Banjir, DLH Bakal Perbaiki Tahun ini

Untuk perbaikan total atau pembangunan ulang seluruh tembok, Dandung menyebut hal itu baru bisa dilakukan tahun depan, karena membutuhkan anggaran hingga Rp 600 juta.

“Sekarang diperbaiki sebagian dulu. Kalau bangun ulang total, baru bisa dianggarkan tahun depan,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved