Ramadan Bawa Berkah, Perajin Bedug di Blitar Kebanjiran Pesanan hingga Rp15 Juta per Unit

Mujiono sedang menghaluskan kayu bagian luar kerajinan bedug yang sudah setengah jadi menggunakan mesin amplas

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
PERAJIN BEDUG - Perajin bedug, Mujiono (posisi berdiri) bersama satu pekerjanya sedang menyelesaikan pesanan bedug dari pelanggan di rumahnya Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Rabu (25/2/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Perajin bedug di Blitar kebanjiran 10 pesanan selama Ramadan 2026.
  • Harga bedug mulai Rp2,5 juta hingga Rp15 juta per unit.
  • Selain bedug, produksi kendang Jawa tembus 500 unit per bulan ke Lampung.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Momen Ramadan 2026 membawa berkah tersendiri bagi Mujiono (44), perajin bedug asal Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Pesanan bedug meningkat tajam dibanding bulan-bulan biasa, bahkan ia telah menerima 10 pesanan sejak menjelang Ramadan.

"Pesanan bedug ramainya hanya pas Ramadan saja. Di luar Ramadan, jarang ada pesanan bedug," kata Mujiono, ditemui di sela-sela mengerjakan pesanan bedug di rumahnya, Rabu (25/2/2026). 

Saat itu, Mujiono sedang menghaluskan kayu bagian luar kerajinan bedug yang sudah setengah jadi menggunakan mesin amplas di halaman samping rumahnya. 

Ia terlihat berkali-kali menggosokkan mesin amplas pada kayu bagian luar bedug hingga halus.

Baca juga: Tradisi Tabuh Bedug usai Tarawih di Masjid Nurul Qolbi Ponorogo, Warisan Ramadan yang Dirawat

Kebut Finishing Jelang Ramadan

Di sampingnya, tampak satu pekerja Mujiono sedang memelitur badug lainnya yang juga masih setengah jadi dan ukurannya lebih kecil. 

"Setelah dihaluskan, nanti baru diplamir untuk menutup sambungan kayunya. Ini bedug besar untuk masjid, diameternya 1 meter dan panjangnya 1,2 meter," ujarnya. 

Mujiono mengatakan, tiap momen Ramadan, pesanan bedug memang selalu ramai. 

Pada Ramadan tahun ini, ia sudah menerima pesanan sebanyak 10 bedug. 

Baca juga: 2 Minggu Jualan Kurma di Pinggir Jalan Blitar, Novery Pedagang Musiman Dapat Omzet Rp125 Juta

Biasanya, pengerjaan pesanan bedug dilakukan sebelum Ramadan. 

Jauh-jauh sebelum Ramadan, ia sudah menyetok kebutuhan untuk pembuatan bedug

Ketika mendekati Ramadan, ia mulai menggarap pesanan bedug dari pelanggan. Biasanya, pengerjaan bedug tinggal finishing. 

Dengan begitu, saat memasuki Ramadan, pesanan bedug sudah bisa diambil oleh pelanggan. 

"Ini tinggal dua pesanan bedug yang belum selesai, sedang pesanan delapan bedug sudah diambil oleh pemesan," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved