Berita Gresik

Kunjungi Kampung Bandeng Gresik, Menteri Koordinator Pangan Dorong Penguatan Budidaya Perikanan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengunjungi Kampung Bandeng di Desa Nelayan Pangkahwetan,

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/istimewa
Kunjungi Kampung Bandeng Pangkahwetan Gresik, Menteri Koordinator Pangan Dorong Penguatan Budidaya Perikanan 
Ringkasan Berita:
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan mengunjungi Kampung Bandeng di Desa Pangkahwetan, Gresik, melakukan panen bandeng, berdialog dengan sekitar 200 pembudidaya, serta meninjau bazar UMKM sebagai upaya penguatan budidaya perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir.
  • Gresik merupakan sentra utama produksi bandeng nasional, dengan produksi 90.416 ton pada 2024 (11 persen nasional). Desa Pangkahwetan ditetapkan sebagai Kampung Bandeng dengan 378 hektare tambak, melibatkan lebih dari 600 pembudidaya

 


 
Laporan wartawan Trribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM GRESIK — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengunjungi Kampung Bandeng di Desa Nelayan Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Selasa (27/1/2026), sebagai bagian dari upaya penguatan sektor budidaya perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Bidang Pangan melakukan panen ikan bandeng bersama para petambak serta berdialog dengan sekitar 200 pembudidaya yang hadir di lokasi.

Selain itu, Menko Bidang Pangan juga meninjau bazar UMKM yang menampilkan beragam produk olahan hasil perikanan dan usaha rumahan warga, di antaranya bandeng beku dan berbagai olahan ikan bandeng lainnya. Pada kesempatan yang sama, Menko Bidang Pangan turut menangkap ikan bandeng hasil budidaya masyarakat setempat.

Kabupaten Gresik sendiri merupakan salah satu sentra utama produksi ikan bandeng nasional. Pada tahun 2024, volume produksi bandeng di Gresik tercatat mencapai 90.416 ton, setara 55 persen dari total produksi Jawa Timur dan sekitar 11 persen dari produksi nasional.

Diketahui, Desa Pangkahwetan telah ditetapkan sebagai Kampung Bandeng oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 27 Tahun 2022.

Desa ini memiliki luas tambak sekitar 378 hektare dengan jumlah pembudidaya sebanyak 613 orang serta melibatkan tenaga lepas harian mencapai 2.456 orang. Sebagian besar usaha budidaya perikanan di wilayah ini masih dilakukan secara tradisional dan bersifat polikultur, dengan komoditas utama meliputi bandeng, udang vaname, udang windu, ikan nila, dan ikan tawes.

Baca juga: Gelombang Tinggi Gulingkan Perahu Nelayan di Ujungpangkah Gresik, 5 Nelayan Selamat

Ikan bandeng telah menjadi bagian dari identitas Kabupaten Gresik dan dibudidayakan secara turun-temurun selama ratusan tahun. Diharapkan sektor budidaya perikanan bisa semakin berkembang tiap tahunnya serta berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Gresik.

Zulhas mengapresiasi Kampung Bandeng dengan luas potensi budidaya 3.840 hektar tersebut. Sekaligus momentum penting sinkronisasi kebijakan pusat dengan potensi lokal di wilayah yang dikenal sebagai sentra bandeng.

Menurut Zulhas, sektor perikanan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat berkomitmen mendorong pembangunan infrastruktur pendukung di daerah-daerah pesisir, termasuk di Kabupaten Gresik.

"Pemerintah akan membangun 20 ribu hektar tambak ikan pada 2026 untuk memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ribuan tambak ikan itu dipastikan bisa memenuhi kebutuhan 82,9 juta porsi untuk penerima manfaat MBG di 2026," kata Zulhas.
 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJati.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved