Breaking News

Berita Gresik

Bikin Resah Masyarakat, 7 Gangster Gresik Disikat Polisi, Pelaku Sering Intimidasi Korban Pakai Batu

Satreskrim Polres Gresik meringkus tujuh anggota gangster yang meresahkan warga. Mereka terbukti melakukan aksi pengeroyokan

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
RINGKUS GANGSTER - Satreskrim Polres Gresik meringkus tujuh anggota gangster meresahkan warga di Mapolres Gresik, Jumat (6/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Satreskrim Polres Gresik menangkap 7 anggota geng “Sparta”, sebagian besar masih pelajar, karena melakukan aksi kekerasan yang meresahkan warga.
  • Kelompok tersebut melakukan pengerusakan motor dan penganiayaan di tiga lokasi berbeda, yaitu di Jalan Kramat, Jalan Kalimantan, dan Bundaran Giri Sakti GKB, yang mengakibatkan dua korban mengalami luka-luka.

 


Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Satreskrim Polres Gresik meringkus tujuh anggota gangster yang meresahkan warga. Mereka terbukti melakukan aksi pengeroyokan di tiga lokasi berbeda. Dua orang dilaporkan mengalami luka-luka atas peristiwa ini.

"Tujuh orang kami amankan," ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan, Jumat (6/3/2026).

Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik meringkus satu persatu para pelaku masih berusia muda, dan mayoritas berstatus sebagai pelajar.

Tujuh anggota gangster 'kampungan' ini adalah FKH 22 tahun, CH 20, MFA, MDN, DV berusia 17 tahun, serta HM dan DA 16 yang berumur 16 tahun. Seluruhnya berasal dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Manyar. Mereka tergabung dalam kelompok gengster yang mengatasnamakan Sparta.

Aksi brutal kelompok gengster itu terjadi di 3 lokasi berbeda. Masing-masing di kawasan jalan Kramat dengan melakukan pengerusakan sepeda motor.

Baca juga: Polisi Ingatkan Potensi Rekam Kriminal di SKCK untuk Gangster, Preman dan Oknum Pesilat

Penganiayaan terhadap korban TSS, 16 tahun di jalan jalan Kalimantan. Hingga menghajar korban IAFM, 18 tahun di bundaran Giri Sakti GKB. "Melakukan sweeping dengan mencari sasaran secara acak. Lalu berujung penganiayaan," terangnya.

Dalam setiap aksinya, mereka kerap mengintimidasi kepada korban. Mulai dari ajakan berduel, pelemparan batu, hingga ujaran kebencian. Hasil penyidikan, motif para pelaku pun terbilang sepele.

Petugas berhasil meringkus komplotan tersebut secara terpisah. Berdasarkan laporan korban serta CCTV di sekitar lokasi. Hingga kemarin (6/3) pihaknya telah mengamankan 7 orang tersangka atas peristiwa tersebut.

"Mohon waktu untuk proses penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.
 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved