Inspirasi Religi
Kisah Wen Chao, Pekerja Asal Tiongkok di JIIPE Gresik Jadi Mualaf usai Terpikat Ibadah Rekan Kerja
Berawal dari rasa penasaran melihat rekan-rekan kerjanya menjalankan ibadah, Wen Chao (33), pekerja asal Tiongkok di kawasan industri JIIPE Manyar
Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Sosok: Wen Chao (33), pekerja asal Tiongkok di PT Xinyi Glass (JIIPE).
- Waktu: Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadhan 1447 H).
- Lokasi: Kantor MUI Kabupaten Gresik.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Berawal dari rasa penasaran melihat rekan-rekan kerjanya menjalankan ibadah, Wen Chao (33), pekerja asal Tiongkok di kawasan industri JIIPE Manyar, Gresik, akhirnya memutuskan memeluk agama Islam.
Ia mengucapkan dua kalimat syahadat di Kantor MUI Kabupaten Gresik pada Rabu (11/3/2026).
Wen Chao adalah seorang pekerja di PT. Xinyi Glass Factory yang berada di Kompleks Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Manyar, Gresik.
Prosesi ikrar mualaf tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib.
Baca juga: Kapolres Gresik Sambangi Pura Jelang Nyepi dan Takbiran, Tegaskan Pentingnya Toleransi
Berawal dari Penasaran di Lingkungan Kerja
Turut hadir pula menjadi saksi ikrar mualaf tadi, Sekretaris Umum Makmun, M.Ag, Ketua Bidang Dakwah Drs. Nur Fakih, Sekretaris Komisi Fatwa KH. Fathoni Muhammad, Lc., serta Anggota Komisi Seni Didik Hendriyono, S.Pd.
Setelah melalui proses pencarian dan pembelajaran selama beberapa bulan, Wen Chao akhirnya mantap memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 H.
Wen Chao melalui bantuan temannya sebagai penerjemah menceritakan awal mula ketertarikannya terhadap Islam saat di Gresik. Dia mengaku sebelum datang ke Indonesia tidak pernah terpikir sedikit pun untuk memeluk agama Islam.
“Sebelum ke Indonesia tidak ada pikiran sama sekali untuk memeluk agama Islam,” kata Wen Chao.
Wen Chao menambahkan, bahwa ketertarikannya muncul ketika melihat rekan-rekan kerjanya yang beragama Islam menjalankan keyakinannya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Cerita ini bermula ketika akhir tahun 2025, saya melihat banyak teman yang beragama Islam dan menjalankan keyakinannya, sehingga saya mulai tertarik untuk belajar tentang Islam,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wen Chao mengaku proses tersebut tidak terjadi secara instan. Ia mulai mempelajari Islam secara perlahan dari lingkungan sekitarnya serta melalui interaksi dengan teman-teman muslim. Setelah melalui proses pembelajaran selama beberapa bulan, ia akhirnya merasa yakin untuk memeluk agama Islam.
Setelah prosesi ikrar mualaf, Kiai Rofiq menyampaikan sejumlah nasihat agar Wen Chao mulai belajar serta mempraktikkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, dan menekankan pentingnya memahami rukun Islam sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
Baca juga: Persiapan Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026, Polres Gresik Sidak Senjata Api Personel
“Setelah mengucap dua kalimat syahadat, hendaknya mulai belajar dan mempraktikkan ajaran Islam terutama rukun Islam setelah syahadat, yaitu sholat lima waktu, puasa, zakat dan haji bila mampu,” ujar Kiai Rofiq.
Kiai Rofiq juga mengatakan, bahwa memeluk Islam tidak hanya sebatas pengakuan secara lahiriah, tetapi harus diiringi dengan keyakinan yang kuat dalam hati.
| Terkuak Motif Menantu Bunuh Mertua dan Aniaya Istri di Mojokerto, Berawal dari Panggilan Paket COD |
|
|---|
| Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG di Leg Kedua Semifinal Liga Champions, Penentu Treble Winners |
|
|---|
| Protes Harga Anjlok, Peternak Telur Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Warga di Alun-alun Magetan |
|
|---|
| Kunjungan Pangdam V Brawijaya di Kediri Soroti Kekompakan Dua Kepala Daerah |
|
|---|
| Syaifuddin Zuhri: Bergerak Bersama Dorong Tumbuhnya Ekonomi Kerakyatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ketua-Umum-MUI-Kabupaten-Gresik-KH-Ainur-Rofiq-Thoyyib.jpg)