Ramadan Penuh Makna, SKA Karoseri Rayakan Anniversary ke-15 dengan Santuni 1.000 Anak Yatim
PT Sumber Karya Abadi (SKA) Karoseri merayakan 15 tahun berdiri dengan berbagi kebahagiaan kepada sekitar 1.000 anak yatim.
Ringkasan Berita:
- PT Sumber Karya Abadi (SKA) Karoseri merayakan 15 tahun berdiri dengan berbagi kebahagiaan kepada sekitar 1.000 anak yatim.
- Anak-anak dari panti asuhan dan pesantren di Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Surabaya mendapat santunan, buka puasa bersama, serta potong rambut gratis.
- Program ini menjadi wujud rasa syukur perusahaan sekaligus upaya berbagi kebahagiaan menjelang Lebaran.
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Suasana berbeda terasa pada Selasa sore (10/3/2026). Tawa anak-anak berpadu dengan bunyi gunting yang beradu pelan di sudut ruangan.
Kursi pangkas rambut hampir tak pernah kosong, karena satu per satu anak duduk sabar menunggu rambut mereka dirapikan.
Di bulan Ramadan yang penuh makna ini, PT Sumber Karya Abadi (SKA) Karoseri merayakan perjalanan 15 tahun berdirinya perusahaan dengan cara yang sederhana namun penuh arti, berbagi kebahagiaan bersama sekitar 1.000 anak yatim dari panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Surabaya.
Acara ini bukan sekadar santunan atau berbuka puasa bersama. SKA menghadirkan sebuah pengalaman kecil yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, namun sangat berarti bagi anak-anak tersebut yakni potong rambut gratis massal.
Baca juga: Mengenal Tradisi Weweh di Jawa Timur, Kebiasaan Berbagi Makanan dan Bingkisan Menjelang Lebaran
Potong Rambut Gratis Jadi Momen Spesial Anak-anak
Di salah satu sisi lokasi acara, para barber sibuk melayani anak-anak yang datang silih berganti. Antrean terlihat panjang sejak sore hari. Beberapa anak bahkan rela menunggu cukup lama, duduk di kursi atau berdiri sambil mengamati teman-temannya yang lebih dulu dipotong rambut.
Bagi mereka, potong rambut menjelang Lebaran bukan hanya soal kerapian. Ada rasa bangga, rasa senang, bahkan rasa percaya diri yang tumbuh ketika melihat bayangan diri mereka di cermin.
Naufal Akmal (7) tampak tersenyum lebar ketika rambutnya selesai dirapikan. Tangannya sesekali menyentuh bagian samping kepala, seolah memastikan potongan rambut barunya benar-benar nyata.
Baca juga: Ramadan di Embong Arab Malang Tak Seramai Dulu, Pembeli Kurma Turun Drastis
“Aku senang sekali. Rambutku jadi rapi. Kata kakak yang motong, aku jadi tambah ganteng buat Lebaran,” katanya polos sambil tertawa kecil.
Tak jauh dari sana, Raihan Bagus (8) berdiri di depan cermin dengan mata berbinar. Ia beberapa kali memiringkan kepalanya, memperhatikan potongan rambut barunya dari berbagai sudut.
“Enak dipotong rambutnya. Jadi ringan. Nanti Lebaran aku mau ketemu keluarga pakai rambut baru,” ujarnya dengan suara kecil namun penuh kegembiraan.
Momen-momen sederhana seperti itulah yang justru membuat suasana sore menjelang berbuka terasa hangat. Di antara antrean potong rambut, tawa anak-anak, dan obrolan ringan para relawan, waktu seolah berjalan lebih lambat, hingga akhirnya adzan magrib pun terdengar.
Direktur SKA Karoseri Agustin Vita Sari, mengungkapkan kegiatan ini menjadi cara perusahaan mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui.
“Ini momen yang sangat spesial bagi kami. SKA sudah 15 tahun bergerak di bidang karoseri, dan di bulan Ramadan ini kami ingin mengucapkan terima kasih dengan berbagi bersama anak-anak yatim,” ujar Vita.
Menurutnya, potong rambut gratis yang disediakan di sudut acara bukan sekadar tambahan kegiatan, melainkan simbol kecil dari perhatian dan kebahagiaan yang ingin dibagikan.
“Kita juga menyediakan potong rambut gratis di pojok sana supaya anak-anak bisa tampil lebih rapi dan ganteng saat Lebaran nanti. Jadi mereka tidak perlu repot lagi mencari tempat potong rambut. Intinya kami ingin berbagi kebahagiaan,” katanya.
Wujud Syukur 15 Tahun Perjalanan Perusahaan
SKA Karoseri
PT Sumber Karya Abadi
anak yatim
Agustin Vita Sari
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Mbah Marsiah CJH Asal Kediri Usia 104 Tahun Berangkat Haji dari Hasil Jualan Dawet |
|
|---|
| Setelah Video Joget Viral, Hendrik Bos SPPG Kini Ditilang Polisi karena Mobilnya Parkir Sembarangan |
|
|---|
| Pegawai Bank BUMN di Jombang Ditahan, Terjerat Kredit Fiktif |
|
|---|
| Anggaran Minim, Perbaikan Sekolah Rusak di Kota Malang Bergantung Pusat |
|
|---|
| Kasus Suspek Campak di Sampang Madura Capai 90, Satu Balita Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/dirut-pt-ska-karoseri-agustin.jpg)