Bupati Gus Yani Bakal Dampingi Korban Kasus SK ASN Palsu Lapor Polres Gresik
Pemkab Gresik mendampingi para korban kasus SK ASN palsu untuk melapor ke Mapolres Gresik.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Ringkasan Berita:
- Pemkab Gresik mendampingi para korban untuk melapor ke Mapolres Gresik.
- Bupati menugaskan Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan BKPSDM untuk mendata dan melapor Polres Gresik.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, angkat bicara terkait kasus SK ASN palsu.
Pihaknya menugaskan Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Gresik untuk mendata dan melapor Polres Gresik.
Baca juga: Srimaya Malang Luncurkan Cluster Vasaka, Hadirkan Konsep Rumah Kost Dekat Kampus UMM
"Kemarin sudah manggil Inspektorat, Inspektorat sudah kita tugaskan untuk mencari data berapa saja jadi korban SK (ASN dan PPPK) palsu, kasih waktu Inspektorat untuk mendata tersebut," ujar Gus Yani, sapaan akrabnya, kepada awak media usai peresmian pasar rakyat Sidayu, Jumat (10/4/2026).
"Kemudian melibatkan BKPSDM, nanti tinggal bikin laporan ke Polres Gresik," imbuhnya.
Terkait jumlah korban, pihaknya masih mendalami melalui Inspektorat dan BKPSDM.
Yang jelas, Pemkab Gresik mendampingi para korban untuk melapor ke Mapolres Gresik.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Achmad Washil menjelaskan, tidak membantah adanya keterlibatan 'orang dalam'.
Dalang dari pemalsuan SK ASN tersebut diduga ada dua orang yang terdiri dari ASN aktif dan eks ASN.
"Informasinya ada 1 ASN aktif yang terlibat dan juga ASN yang non aktif (eks ASN)," katanya.
Ia melanjutkan, bahwa pecatan ASN yang terlibat penipuan SK ASN palsu tersebut pernah melakukan hal serupa di beberapa tahun lalu.
"Dulu juga pernah memasukkan THL non prosedural dan terkena teguran sampai dipecat," tambahnya.
Untuk modus yang dilakukan, lanjutnya, ada PPPK yang tidak dimasuki.
Kemudian dalang penipuan tersebut beraksi dengan menawarkan ke korban tanpa tes dan menarik biaya.
"Info dari BKPSDM untuk nominal sekitar Rp50 juta sampai Rp75 juta," ungkapnya.
Korban yang sebelumnya dikabarkan 9 orang.
Kini Sekda Gresik tersebut menyebut bahwa korban saat ini 14 orang.
"Kalau yang masuk ini 14, nggak tau nanti berkembang atau seperti apa," jelasnya.
Saat ini, kasus penipuan tersebut tengah diperiksa lebih dalam oleh Inspektorat dan juga BKPSDM, karena juga memalsukan tanda tangan Kepala BKPSDM.
"Termasuk pelanggaran berat. Kemungkinan besar dipecat (ASN yang terlibat)," tandasnya.
| Pemkab Gresik Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Desa hingga 2027 |
|
|---|
| Sosok dan Profil 3 Bupati Gresik Hasil Pilkada, Ada Tokoh Pesantren hingga Pengusaha Batu Bara |
|
|---|
| Bupati Gresik Gus Yani Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Sidayu, Bulan Juli Terima Murid |
|
|---|
| 30 ASN Trenggalek Cuti Haji, BKPSDM Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan |
|
|---|
| Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, 126 Titik di Gresik Akui Siap Beroperasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Gresik-Fandi-Akhmad-Yani-angkat-bicara-kasus-SK-ASN-palsu.jpg)