Berita Gresik
Kasus Penemuan Bayi Driyorejo Gresik, Belasan Orang Diperiksa, Hasil Berbeda Diungkap CCTV?
Satreskrim Polres Gresik terus mendalami kasus pembuangan bayi di wilayah Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa belasan saksi dan menyisir rekaman CCTV dalam radius 5 km untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi.
- Bayi laki-laki (usia kurang dari 2 minggu) ditemukan sudah meninggal dengan luka di beberapa bagian tubuh; penyebab kematian diduga akibat benturan benda tumpul di kepala.
- Bayi ditemukan warga di dalam tas plastik hitam di tepi jalan saat mencari tanaman, lalu dilaporkan ke perangkat desa setelah menyadari isi tas tersebut adalah jasad bayi.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK- Satreskrim Polres Gresik terus mendalami kasus pembuangan bayi di wilayah Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 25 Maret 2026 lalu.
Belasan orang telah diperiksa oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik.
"Belasan saksi sudah diperiksa, kasus ini menjadi atensi Kapolres," kata Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, Selasa (14/1/2026).
Para saksi yang diperiksa ini, untuk mengungkap siapa pelaku kasus pembuangan bayi ini. Apalagi, bayi laki-laki tak berdosa tersebut meninggal dunia sebelum dibuang.
Baca juga: Nina Ibu Bayi Nyaris Tertukar Tolak Damai, Kecewa Perawat RSHS Tak Menemui dan Minta Maaf
Selain memeriksa belasan orang saksi, polisi juga menyisir rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi. Guna memastikan ciri-ciri pelaku yang melarikan diri usai membuang bayi.
"Kami sedang mendalami rekaman CCTV dengan radius 5 kilometer dari lokasi kejadian," jelas Arya.
Diketahui bayi laki-laki tersebut, diperkirakan belum genap berusia dua minggu, ditemukan sudah meninggal dunia dengan luka.
Dari hasil autopsi, terdapat luka di bagian kepala, tangan, kaki, mulut, dan hidung, penyebab kematian diduga akibat benturan benda tumpul di bagian kepala. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya pendarahan di bagian belakang kepala korban. Selain itu, ditemukan pembengkakan pada bagian hidung dan mulut.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar Maskut. Sekitar pukul 11.30 WIB, pada saat itu, saksi tengah mencari tanaman kumis kucing di sebuah lahan kosong. Bayi tersebut di dalam tas plastik hitam di tepi jalan.
Dia pun meraba bagian luarnya. Lalu merasakan benda lunak yang menyerupai tubuh bayi. Karena takut, dia pun melaporkan temuannya kepada perangkat desa setempat. Benar saja, setelah dibuka, terlihat sosok bayi laki-laki tanpa busana. Kondisi bayi sudah meninggal dunia. Ada luka pada bagian keningnya, diperkirakan meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Kasus SK ASN Palsu, Kepala BKPSDM Gresik Lapor ke Polres karena Namanya Dicatut di Dokumen Penipuan |
|
|---|
| Fakta Baru Kasus SK ASN Palsu di Gresik, Ternyata ASN Aktif dan Pecatan ASN Ikut Terlibat |
|
|---|
| Puluhan Orang Mendadak Masuk Kantor Pemkab Gresik sambil Kenakan Seragam, Ternyata Korban Penipuan |
|
|---|
| Jadi Penyebab Mampetnya Saluran Air, Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Dibongkar |
|
|---|
| Gresik dan Lamongan Bakal Lakukan Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/BAYI-DIBUANG-Kondisi-bayi-dibuang-di-Desa-Mojosarirejo-Kecamatan-Driyorejo.jpg)