Bupati Subandi Geram, Kembali Temukan Proyek Lambat di Sidoarjo, Alasannya Cuaca
Bupati yang turun langsung melakukan sidak ke sana mengetahui bahwa proyek betonisasi di Bringinbendo mengelami deviasi sekira 22 persen
Penulis: M Taufik | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Bupati Subandi temukan keterlambatan proyek jalan beton Bringinbendo 22 persen dan jembatan Trosobo 20 persen.
- Kontraktor menyebut faktor cuaca hujan jadi penyebab utama keterlambatan.
- Pemkab Sidoarjo akan lakukan evaluasi besar terhadap proyek fisik 2025 untuk perbaikan ke depan.
Laporan Wartwan Tribun Jatim Network, M Taufik
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Subandi temukan kembali proyek yang berjalan lambat.
Sejumlah proyek pembangunan di Sidoarjo berjalan lambat.
Setelah sebelumnya geger terkait keterlambatan proyek pengerjaan Alun-alun, RSUD Sedati, dan area parkir RSUD Sidoarjo, kali ini Bupati Sidoarjo Subandi menemukan dua proyek fisik di kawasan Kecamatan Taman yang juga berjalan lambat dan berpotensi molor.
Yakni proyek pembangunan jalan beton di Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, dan pembangunan jembatan crossing saluran air yang berada di Desa Trosobo, Keccamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur.
Bupati yang turun langsung melakukan sidak ke sana mengetahui bahwa proyek betonisasi di Bringinbendo mengelami deviasi sekira 22 persen.
Baca juga: Dewan Soroti Pengelolaan Parkir di Sidoarjo yang Amburadul, Nilai Dishub Tak Bisa bekerja
Proyek yang Terlambat
Dengan sisa waktu pengerjaan yang tinggal 13 hari lagi, penyelesaian proyek itupun dirasa bakal molor dari waktu yang telah ditentukan.
Demikian halnya proyek pembangunan jembatan crossing saluran air di Desa Trosobo. Bupati Subandi juga menemukan keterlambatan yang cukup siginifikan. Proyek itu mengalami deviasi sekira 20 persen. Dengan sisa waktu pengerjaan kurang dari tujuh hari, proyek ini juga berpotensi molor.
Alasan Keterlambatan
Saat ditanya bupati, pihak yang mengerjakan dua proyek itu mengaku keterlambatan terjadi karena faktor cuaca. Seringnya hujan turun disebut-sebut berpengaruh besar terhadap proses pelaksanaan pekerjaan.
Setelah melihat dua proyek itu, Bupati Subandi mengaku sangat menyayangkannya. Karena keterlambatan proyek bukan hanya berdampak pada kontraktor yang harus membayar denda sesuai dengan lamanya perpanjangan.
Baca juga: Angin Kencang Terjang Kecamatan Prambon Sidoarjo, Puluhan Rumah Dilaporkan Rusak
Tapi masyarakat juga dirugikan karena fasilitas publik yang seharusnya sudah bisa dinikmati, menjadi telat.
“Kalau proyek tidak tepat waktu, banyak yang dirugikan. Bukan hanya persoalan denda, tapi masyarakat juga dirugikan. Makanya kita berharap semua selesai tepat waktu, sebagaimana jadwal yang telah ada,” tandasnya.
Evaluasi Besar-Besaran
Menurut Subandi, ketepatan waktu pengerjaan sangat penting agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar proyek.
Dengan selesainya pembangunan tepat waktu, roda perekonomian warga dapat terus berjalan tanpa hambatan.
Terkait banyaknya keterlambatan proyek fisik yang berjalan di tahun 2025 ini, Bupati Subandi menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan melakukan evaluasi besar terhadap seluruh pelaksanaan pembangunan.
Bupati Sidoarjo
Bupati Subandi
proyek betonisasi
berita Sidoarjo hari ini
Kecamatan Taman
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Kenalan Lewat TikTok, Motor Wanita di Mojokerto Dibawa Kabur Pelaku Saat Lagi Pesan Bakso |
|
|---|
| Kebakaran Hebat Rumah Lantai 3 di Krembangan Surabaya, 11 Unit Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| Kecelakaan di Senori Tuban: Mobil Operasional Makan Bergizi Gratis Tabrak Motor, 2 Orang Luka-Luka |
|
|---|
| Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Pastikan Tidak Ada Rekrutmen CPNS pada Tahun 2026 |
|
|---|
| Candi Sanggrahan Tulungagung, Jejak Majapahit dan Kisah Peristirahatan Pembawa Jenazah Gayatri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-sidoarjo-subandi-saat-meninjau-proyek-di-kecamatan-taman.jpg)