Sejarah di Jatim

Sejarah Benteng Van den Bosch Ngawi, Dari Perang Jawa hingga Kamp Interniran

Dari masa kolonial hingga era kemerdekaan, begini jejak sejarah di balik dinding tebal Benteng Van den Bosch Ngawi, Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Ayesha Naila Tsabita | Editor: Mujib Anwar
Surabaya.kompas.com
SEJARAH BENTENG VAN DEN BOSCH - Benteng Van den Bosch atau Benteng Pendem Ngawi berada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur yang berdiri sejak abad ke-19 serta menyimpan jejak kolonial Belanda, makam K.H. Muhammad Nursalim dan pernah dijadikan kamp interniran Jepang. 

Setelah Indonesia merdeka, benteng ini sempat digunakan oleh TNI Angkatan Darat sebelum akhirnya dikembangkan menjadi kawasan wisata sejarah.

Kisah Perlawanan dan Makam K.H. Muhammad Nursalim

Benteng Van Den Bosch juga menyimpan kisah perjuangan rakyat Ngawi melawan penjajah.

Salah satu tokoh yang dikenal adalah K.H. Muhammad Nursalim, pengikut Pangeran Diponegoro yang disebut-sebut aktif memimpin perlawanan di wilayah Ngawi.

Konon, ia ditangkap Belanda dan kemudian dikubur hidup-hidup di area benteng karena dianggap membahayakan kekuasaan kolonial.

Makam K.H. Muhammad Nursalim kini berada di dalam ruang utama benteng, tepat di sebelah museum mini yang dibatasi kaca.

Keberadaan makam tersebut menambah nilai historis sekaligus spiritual bagi masyarakat yang berkunjung.

Baca juga: Menyusuri Jejak Sejarah Jembatan Merah, Simbol Keberanian Arek Suroboyo

Revitalisasi dan Kondisi Terkini

Seiring berjalannya waktu, kondisi Benteng Van Den Bosch sempat mengalami kerusakan, termasuk akibat pengeboman pada masa Jepang.

Namun, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan revitalisasi besar-besaran sejak 2020. 

Dikutip melalui Kompas.com, proses rekonstruksi ditargetkan rampung pada Januari 2023.

Revitalisasi tersebut mencakup perbaikan struktur bangunan, pembangunan jalur pedestrian, lanskap, serta fasilitas umum seperti toilet.

Kini, Benteng Van Den Bosch atau Benteng Pendem tampil lebih tertata tanpa menghilangkan keaslian arsitektur kolonialnya.

Benteng ini menjadi bukti nyata strategi Belanda dalam menguasai Nusantara, sekaligus saksi bisu perjuangan masyarakat Ngawi melawan penjajahan.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved