Sejarah di Jatim

Menguak Sejarah Candi Brahu Trowulan, Candi Bata Merah yang Diduga Tempat Pembakaran Raja Majapahit

Candi Brahu di Mojokerto menjadi salah satu peninggalan penting Kerajaan Majapahit yang diduga pernah digunakan sebagai tempat kremasi raja.

Tayang:
TribunJatim.com/Mohammad Romadoni
CANDI BRAHU TROWULAN - Candi Brahu merupakan situs peninggalan bersejarah bercorak Buddha dari zaman Kerajaan Majapahit, yang terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi yang terbuat dari susunan batu bata merah ini diduga pernah difungsikan sebagai tempat pembakaran raja. 

Hanya situs Candi Gentong yang masih dapat ditemukan sisa pondasinya sekitar 400 meter di sebelah timur Candi Brahu.

Baca juga: Mengulik Sejarah Candi Badut, Candi Tertua di Jawa Timur yang Menyimpan Jejak Kerajaan Kanjuruhan

Dipugar untuk Melestarikan Warisan Majapahit

Seiring berjalannya waktu, kondisi Candi Brahu sempat mengalami kerusakan dan memerlukan pemugaran.

Karena itu, pemerintah melakukan pemugaran terhadap candi ini pada tahun 1990 hingga 1995 untuk menjaga kelestarian bangunan bersejarah tersebut.

Sebagai bagian dari kawasan cagar budaya Trowulan, Candi Brahu kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang banyak dikunjungi masyarakat.

Selain menarik bagi wisatawan, candi ini juga sering menjadi lokasi penelitian arkeologi serta kegiatan edukasi sejarah bagi pelajar dan mahasiswa.

Keberadaan Candi Brahu menjadi bukti nyata kejayaan peradaban Majapahit serta kekayaan warisan budaya yang dimiliki Indonesia.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved