Tradisi dan Budaya di Jatim
Mengenal Tradisi Ruwatan Murwakala Bojonegoro, Ritual Sakral Pembersihan Diri di Kayangan Api
Ruwatan Murwakala menjadi tradisi sakral masyarakat Bojonegoro yang digelar di Kayangan Api sebagai ritual penyucian diri dari kesialan (sukerta).
Penulis: Septadera Candra Purnama | Editor: Mujib Anwar
Ringkasan Berita:
- Tradisi Ruwatan Murwakala di Bojonegoro merupakan ritual sakral penyucian diri dari kesialan (sukerta) yang masih dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Jawa.
- Tradisi ini rutin digelar di Kayangan Api dengan prosesi pagelaran wayang kulit, pemotongan rambut, penyiraman air, hingga pelarungan ke Bengawan Solo.
- Selain bernilai spiritual, tradisi ini juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga warisan leluhur serta pengembangan wisata daerah hingga tingkat internasional.
TRIBUNJATIM.COM – Kabupaten Bojonegoro tidak hanya dikenal dengan kekayaan alamnya, tetapi juga tradisi budaya yang masih terjaga hingga kini.
Salah satunya adalah Ruwatan Murwakala, ritual sakral yang digelar sebagai bentuk penyucian diri sekaligus pelestarian kearifan lokal masyarakat Jawa.
Tradisi ini rutin dilaksanakan di kawasan wisata Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan budaya hingga festival daerah.
Tradisi Sakral Pembersihan Diri
Ruwatan Murwakala merupakan upacara adat Jawa yang bertujuan untuk membersihkan diri dari sukerta atau kesialan.
Selain itu, ruwatan juga dipercaya mampu menghilangkan kotoran batin serta membawa energi positif bagi masa depan peserta.
Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Tidak hanya sekadar ritual budaya, Ruwatan Murwakala juga memiliki nilai spiritual yang kuat.
Ruwatan ini menjadi sarana untuk memohon perlindungan kepada Sang Pencipta sekaligus membangun keharmonisan antara manusia, alam, dan kehidupan sosial.
Suasana pelaksanaan ruwatan biasanya berlangsung khidmat, diiringi alunan gamelan, tembang Jawa, serta aroma dupa yang menambah nuansa sakral.
Baca juga: Mengenal Tradisi Siraman Gong Kyai Pradah di Blitar, Ritual Sakral Warisan Leluhur di Lodoyo
Digelar di Kayangan Api dan Jadi Agenda Tahunan
Dilansir dari bojonegorokab.go.id, Ruwatan Murwakala digelar di kawasan wisata Kayangan Api.
Pada pelaksanaan tahun 2025, kegiatan ini diikuti sebanyak 172 peserta dan bertepatan dengan 1 Suro atau 1 Muharam.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, pelaku seni, hingga masyarakat umum.
Ruwatan Murwakala
Tradisi Ruwatan Murwakala
Ruwatan Murwakala Bojonegoro
ritual sakral
Ritual Pembersihan Diri
Kayangan Api
Kayangan Api Bojonegoro
Desa Sendangharjo
Kecamatan Ngasem
Kabupaten Bojonegoro
UNESCO Global Geopark
Jawa Timur
Tribun Jatim
TribunJatim.com
Bojonegoro
| Tradisi Gredoan Banyuwangi, Cara Unik Suku Osing Mencari Jodoh Lewat Lidi |
|
|---|
| Topeng Kaliwungu Lumajang, Rahasia Sakral Mbah Sanemo Padukan Budaya Jawa-Madura via Arya Wiraraja |
|
|---|
| Mengenal Reog Bulkiyo Blitar, Warisan Latihan Perang Prajurit Diponegoro |
|
|---|
| Mengenal Reog Kendang, Kesenian Khas Tulungagung yang Lahir dari Kisah Gemblak Pencari Jati Diri |
|
|---|
| Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Warisan Budaya Jawa yang Penuh Unsur Magis dan Makna Filosofis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tradisi-Ruwatan-Murwakala-di-Bojonegoro.jpg)