Sejarah di Jatim

Mengulik Sejarah Candi Rimbi Jombang, Situs Majapahit dengan Relief Unik 51 Panel

Dari legenda Dewi Arimbi hingga relief berjumlah 51 panel, Candi Rimbi di Jombang menyimpan banyak jejak sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit.

Tayang:
Kompas.com
CANDI RIMBI JOMBANG – Candi Rimbi merupakan situs percandian bercorak Hindu-Siwa peninggalan Kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14 yang berlokasi di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Candi ini diyakini sebagai tempat pendharmaan atau penghormatan kepada Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi. 

Candi Rimbi pertama kali dilaporkan pada akhir abad ke-19 oleh ilmuwan Inggris Alfred Russel Wallace.

Saat itu Wallace sedang melakukan perjalanan ke kawasan Wonosalam untuk mengumpulkan spesimen flora dan fauna dari Gunung Anjasmoro.

Dalam catatan perjalanannya Wallace menemukan bangunan kuno yang tertutup semak belukar serta beberapa reruntuhan arca yang tersebar di sekitarnya.

Penelitian arkeologis terhadap Candi Rimbi kemudian dilakukan oleh J. Knebel pada tahun 1907.

Namun, upaya pemugaran baru dilakukan jauh kemudian, yakni pada awal tahun 1990-an untuk memperkuat struktur bangunan yang masih tersisa.

Baca juga: Jejak Sejarah Candi Penataran Blitar, Kompleks Candi Hindu Terbesar di Jawa Timur

Diduga Berkaitan dengan Ratu Majapahit

Tidak ditemukan prasasti atau angka tahun yang secara pasti menjelaskan waktu pembangunan Candi Rimbi.

Meski demikian, para ahli memperkirakan candi ini dibangun pada pertengahan abad ke-14 pada masa Kerajaan Majapahit.

Diketahui, dugaan tersebut muncul karena ditemukannya arca Dewi Parwati yang merupakan istri Dewa Siwa dalam kepercayaan Hindu.

Para ahli menduga arca tersebut merupakan perwujudan Tribhuwana Tunggadewi, ratu Majapahit yang memerintah pada tahun 1328 hingga 1350 Masehi.

Arca Dewi Parwati yang ditemukan di dalam bilik utama menunjukkan bahwa candi ini digunakan sebagai tempat pemujaan terhadap dewi tersebut.

Dalam tradisi Hindu Jawa kuno, raja atau tokoh penting sering kali diwujudkan dalam bentuk arca dewa sebagai simbol penghormatan setelah wafat.

Karena itu, sejumlah ahli menduga Candi Rimbi berfungsi sebagai tempat pedharmaan atau tempat penghormatan bagi sang Ratu Tribhuwana Tunggadewi.

Baca juga: Asal-usul Candi Gunung Gangsir di Pasuruan, Situs Bersejarah dengan Legenda Nyi Sri Gati

Arsitektur dan Struktur Bangunan

Candi Rimbi berdiri di atas lahan seluas sekitar 896,56 meter persegi.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved