Sejarah di Jatim

Mengulik Sejarah Candi Rimbi Jombang, Situs Majapahit dengan Relief Unik 51 Panel

Dari legenda Dewi Arimbi hingga relief berjumlah 51 panel, Candi Rimbi di Jombang menyimpan banyak jejak sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit.

Tayang:
Kompas.com
CANDI RIMBI JOMBANG – Candi Rimbi merupakan situs percandian bercorak Hindu-Siwa peninggalan Kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14 yang berlokasi di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Candi ini diyakini sebagai tempat pendharmaan atau penghormatan kepada Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi. 

Bangunan yang tersisa saat ini memiliki ukuran panjang sekitar 13,24 meter, lebar 9,10 meter, dan tinggi sekitar 12 meter.

Dari segi arsitektur, Candi Rimbi memiliki bentuk khas candi Hindu Jawa Timur pada masa akhir Kerajaan Singhasari hingga Majapahit.

Bangunan candi ini memiliki struktur yang unik karena badan candinya disusun dari batu andesit, sedangkan bagian pondasi menggunakan bata merah.

Hal tersebut berbeda dengan sebagian besar candi Majapahit yang biasanya menggunakan bata merah pada tubuh bangunan.

Candi Rimbi memiliki kaki candi bertingkat tiga yang dihubungkan oleh satu tangga menuju tubuh candi.

Sementara bagian tubuh candi berukuran lebih kecil dibandingkan bagian kakinya, sehingga membentuk selasar yang tampak mengelilingi bangunan.

Namun, bagian atap dan sebagian tubuh candi telah runtuh, sehingga bentuk aslinya sulit diperkirakan.

Meski begitu, ketiga struktur bagian utama candi tersebut melambangkan konsep kosmologi Hindu yang dikenal sebagai Triloka, yaitu:

  • Kaki candi, melambangkan alam bawah (Bhurloka/Kamadatu), yaitu alam dunia manusia yang dikuasai oleh hal-hal keduniawian.
  • Badan candi, menggambarkan menggambarkan alam antara (Bhuwarloka/Rupadatu), yaitu alam dunia manusia yang sudah tak terikat lagi dengan hal-hal duniawi. 
  • Atap candi, menggambarkan alam atas (Shuahloka/Swarloka/Arupadatu), yang merupakan tempat para dewa bersemayam.

Diketahui, tubuh candi yang tersisa saat ini hanya bagian sisi utara, sehingga bangunan terlihat seperti terbelah secara vertikal.

Baca juga: Mengenal Candi Ngetos Nganjuk, Situs Penghormatan untuk Raja Majapahit Hayam Wuruk di Gunung Wilis

Relief Unik dengan 51 Panel Cerita

Relief yang terukir pada Candi Rimbi Jombang
Ukiran relief pada Candi Rimbi menjadi salah satu daya tarik utama, menampilkan cerita klasik yang dipahat pada masa kejayaan Majapahit. Salah satunya yaitu menggambarkan sepasang manusia berada di dalam sebuah gentong.

Salah satu daya tarik utama Candi Rimbi adalah relief yang menghiasi bagian kaki candi.

Terdapat sekitar 51 panel relief yang dipahat menghiasi dinding candi dengan dua jenis bingkai berbeda, yakni bingkai yang menonjol dan bingkai yang rata dengan permukaan dinding.

Relief-relief tersebut menggambarkan berbagai cerita, mulai dari kisah penyucian diri, cerita fabel, hingga kehidupan masyarakat pada masa itu.

Salah satu relief yang cukup unik menggambarkan sepasang manusia yang berada di dalam sebuah gentong.

Namun hingga saat ini, para ahli masih belum dapat memastikan secara pasti cerita dan makna yang terkandung dalam relief tersebut.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved