DPRD Jatim Ajak Warga Lawan TBC, Kunci Utama Ada di Kesadaran Bersama
Untuk menuntaskan persoalan Tuberkulosis atau TBC di Jawa Timur, kesadaran bersama perlu terus ditingkatkan karena semua punya peran
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
DPRD Jatim Tekankan Upaya Bersama untuk Tuntaskan TBC
Ringkasan Berita:
- DPRD Jawa Timur mendorong upaya bersama untuk menuntaskan Tuberkulosis (TBC) melalui program TOSS TBC.
- Program TOSS TBC mengajak masyarakat aktif mendeteksi, berobat, dan menuntaskan pengobatan selama minimal 6 bulan.
- Gejala seperti batuk lebih dari dua minggu harus segera diperiksakan untuk deteksi dini.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk menuntaskan persoalan Tuberkulosis atau TBC di Jawa Timur, kesadaran bersama perlu terus ditingkatkan karena semua pihak punya peran besar.
Melalui program Gerakan Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC, DPRD Jatim meminta agar berbagai upaya terus digencarkan.
TOSS TBC merupakan strategi nasional untuk menemukan, mendiagnosis, mengobati dan menyembuhkan pasien TBC guna menghentikan penularan.
Program tersebut mengajak masyarakat aktif mengenali gejala, berobat. Serta, memastikan pengobatan tuntas selama 6 bulan agar TBC sembuh total.
Penuntasan hingga sembuh tersebut penting dilakukan mengingat TBC merupakan penyakit yang menular dan bisa berakibat fatal jika tidak diobati.
Baca juga: Tim Pengabdian FK Unair Skrining TBC dengan AI di Kecamatan Bulak Surabaya
Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang perlu terus mendapat atensi terlebih dengan luasnya wilayah dan jumlah masyarakat yang besar.
"WHO dan Kementerian Kementerian Kesehatan sudah mencanangkan bahwa kedepan Indonesia bebas dari TBC, maka dibuatlah program TOSS TBC ini," kata Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni sebagaimana dikutip, Jumat (17/4/2026).
Penjelasan Sri Wahyuni ini sebelumnya diulas lengkap saat ia hadir dalam serial Podcast Ngobrol Bareng Dewan di Studio TribunJatim Network belum lama ini.
Baca juga: DPRD Jatim Beri Catatan Penting Soal Pembatasan Gadget di Sekolah
Politisi berlatarbelakang tenaga kesehatan ini menegaskan pentingnya TOSS TBC. Ini menjadi rangkaian yang harus dilakukan.
Apalagi, terkadang seseorang tidak merasa terjangkit TBC. Padahal sudah mengalami gejala seperti batuk terus menerus dalam kurun waktu yang lama.
Sehingga, Sri Wahyuni menyarankan apabila mengalami gejala semacam ini harus periksa ke fasilitas kesehatan sebagai deteksi dini.
"Segera periksa setelah batuk itu tidak sembuh-sembuh, minimal 2 Minggu itu sudah harus diperiksakan. Biar sesegera mungkin bisa langsung ditemukan apakah sakit TBC atau tidak," ungkap Sri Wahyuni.
Jika terdiagnosa, maka tentu harus dilakukan penyembuhan minimal enam bulan atau hingga tuntas. Tidak boleh putus ditengah jalan agar TBC bisa sembuh.
| Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Perizinan, DPRD Ingatkan Pelayanan Harus Tetap Berjalan |
|
|---|
| PAD Jatim Tergerus Rp7 Triliun, DPRD Dorong Inovasi Sumber Pendapatan Baru |
|
|---|
| DPRD Jatim Beri Catatan Penting Soal Pembatasan Gadget di Sekolah |
|
|---|
| DPRD Jatim Soroti Kasus Peluru Nyasar Lukai Siswa SMP di Gresik, Dorong Evaluasi Lapangan Tembak |
|
|---|
| DPRD Jatim Minta Kasus Penipuan CPNS di Gresik Diusut Tuntas, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Jatim-Sri-Wahyuni-saat-berbincang-dalam-serial-Podcast-Ngobrol.jpg)