Sejarah di Jatim
Berdiri Sejak Tahun 1458, Masjid Jami Gresik Jadi Saksi Perkembangan Islam di Pesisir Jawa
Didirikan oleh Nyai Ageng Pinatih, Masjid Jami’ Gresik jadi saksi sejarah Islam sekaligus perpaduan budaya Nusantara dan kolonial yang masih terjaga.
Penulis: Septadera Candra Purnama | Editor: Mujib Anwar
Pemindahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan jamaah yang semakin meningkat sekaligus mendekatkan fungsi masjid dengan pusat aktivitas masyarakat.
Baca juga: Menilik Jejak Sejarah Masjid Kuningan Pondok Kidul, Masjid Tertua Saksi Siar Islam di Blitar
Berkali-kali Dilanda Kebakaran dan Bencana
Perjalanan Masjid Jami Gresik tidak lepas dari berbagai ujian bencana, terutama kebakaran dan sambaran petir yang berulang kali merusak bangunannya.
Dilansir dari disparekrafbudpora.gresikkab.go.id, kebakaran besar pertama terjadi pada tahun 1712 yang membuat masjid harus dibangun ulang.
Setelah itu, kebakaran kembali terjadi pada tahun 1786 dan 1796, serta insiden sambaran petir pada tahun 1789.
Akibat berbagai peristiwa tersebut, bangunan masjid beberapa kali mengalami renovasi.
Salah satu renovasi besar terjadi pada tahun 1806 setelah serangkaian kebakaran yang merusak struktur bangunan.
Renovasi tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan unsur arsitektur khas Nusantara meski menggunakan teknik konstruksi yang lebih modern.
Peristiwa serupa kembali terjadi pada tahun 1927, ketika masjid tersambar petir dan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap hingga mengalami kebocoran.
Renovasi pun besar kembali dilakukan mulai tahun 1927, ditandai dengan peletakan batu pertama dari granit merah.
Proses pembangunan ini kemudian rampung pada tahun 1929, sekaligus memperluas area masjid.
Baca juga: Sejarah Kampung Ampel Surabaya, dari Pusat Dakwah Hingga Wisata Kuliner
Perpaduan Arsitektur Nusantara dan Kolonial
Meski telah mengalami berbagai renovasi, Masjid Jami’ Gresik tetap mempertahankan ciri khas arsitektur aslinya yang kental dengan nuansa Nusantara.
Dikutip dari cagarbudaya.kemdikbud.go.id, hal tersebut terlihat dari penggunaan soko guru (tiang utama), soko rowo, serta bentuk atap tradisional berbahan kayu yang masih dipertahankan hingga kini.
Pada awalnya, bangunan masjid memang sederhana dengan ukuran kecil dan atap payon.
Masjid Jami Gresik
Sejarah Masjid Jami Gresik
Perkembangan Islam di Gresik
Perkembangan Islam di Pesisir Jawa
Nyai Ageng Pinatih
Sunan Giri
Teluk Lamong
Kelurahan Kebungson
Kabupaten Gresik
Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim
Ikon religi Gresik
Gresik
Jawa Timur
Tribun Jatim
TribunJatim.com
meaningful
Maulana Malik Ibrahim
| Asal-Usul Telaga Guyang Warak Pacitan, Jejak Karst Purba yang Kini Terancam Mengering |
|
|---|
| Museum Terbuka Megalitik Bondowoso, Jejak Warisan Manusia Prasejarah yang Masih Terjaga |
|
|---|
| Sejarah Candi Boyolangu Tulungagung, Jejak Persemayaman Gayatri Nenek Raja Majapahit Hayam Wuruk |
|
|---|
| Candi Ampel di Tulungagung, Jejak Majapahit Abad ke-15 yang Kini Tinggal Puing Reruntuhan |
|
|---|
| Sejarah Candi Mirigambar Tulungagung, Jejak Angling Dharma di Tengah Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Masjid-Jami-Gresik.jpg)