Tradisi dan Budaya di Jatim

​Tari Kuntulan Banyuwangi, Harmoni Dakwah dalam Gerak Rancak dan Irama Hadrah Khas Osing

Mengenal Tari Kuntulan, kesenian ikonik Banyuwangi yang memadukan syair Islami dan budaya Osing sebagai media dakwah estetik sejak masa Blambangan.

Tayang:
Penulis: Regha Ayunda Bella | Editor: Mujib Anwar
banyuwangikab.go.id
TARI KUNTULAN BANYUWANGI - Tari Kuntulan Banyuwangi adalah seni pertunjukan tradisional perpaduan tari dan musik rebana yang sangat kental dengan nuansa Islami dan budaya lokal Suku Osing. 

Gerakan Kuntulan terdiri dari langkah satu-satu, berjalan sambil berputar, lompat ke kanan dan kiri, serta gerakan hormat.

Sementara itu, musik pengiring menggunakan alat seperti rebana dan jedhor yang menghasilkan irama khas hadrah.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, kekuatan utama Kuntulan terletak pada musiknya yang rancak. Selain itu, syair yang dilantunkan menggunakan Bahasa Osing dengan nuansa Islami yang menyejukkan.

Perpaduan antara gerakan dan musik ini menjadikan Kuntulan sebagai pertunjukan yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri.

Baca juga: ​Tari Godril Lumajangan, Akulturasi Budaya Kolonial Dancen Van Java dengan Karakter Pendalungan

Peran dalam Festival dan Dakwah

Kuntulan kini menjadi bagian penting dalam berbagai festival budaya di Banyuwangi. Salah satunya adalah Festival Kuntulan Caruk yang mempertemukan berbagai grup kesenian.

Festival ini menjadi upaya untuk melestarikan Kuntulan sekaligus menjadikannya sebagai media dakwah.

Selain itu, Kuntulan juga tampil dalam ajang besar seperti Festival Gandrung Sewu yang menghadirkan ribuan penonton.

Ratusan penampil membawakan puji-pujian Islami yang sarat makna spiritual.

Kehadiran Kuntulan dalam festival menunjukkan bahwa kesenian tradisional dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baca juga: Mengenal Tari Mayang Rontek Mojokerto, Tarian Pembuka Pernikahan Adat Mojoputri yang Sakral

Identitas Budaya dan Daya Tarik Wisata

Tari Kuntulan menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Banyuwangi yang membedakannya dari daerah lain. Kesenian ini mencerminkan perpaduan budaya lokal dan pengaruh Timur Tengah.

Kuntulan juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya.

Banyak wisatawan yang tertarik menyaksikan pertunjukan ini karena keunikan kostum, musik, dan nilai religius yang ditampilkan.

Selain itu, Kuntulan juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal budaya daerahnya.

Dengan terus dilestarikan, Tari Kuntulan diharapkan tetap menjadi kebanggaan masyarakat Banyuwangi sekaligus warisan budaya yang terus hidup di tengah modernisasi.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved