Sejarah di Jatim
Benteng Lodewijk Gresik, Strategi Daendels Hadang Inggris yang Kini Tinggal Reruntuhan Bersejarah
Dibangun 1808 oleh Daendels untuk menahan serangan Inggris, Benteng Lodewijk di Gresik kini menyisakan jejak sejarah penting di pesisir Jawa.
Penulis: Regha Ayunda Bella | Editor: Mujib Anwar
Setelah dihancurkan, sebagian besar struktur benteng tidak lagi digunakan dan perlahan berubah menjadi reruntuhan.
Kini, yang tersisa hanyalah bagian-bagian tertentu seperti dinding, bastion, serta beberapa sumur yang menjadi saksi keberadaan benteng tersebut di masa lalu.
Meski telah hancur, situs ini tetap memiliki nilai sejarah tinggi dan menjadi bagian penting dari warisan budaya di Gresik.
Baca juga: Sejarah Candi Tawangalun Sidoarjo, Jejak Peninggalan Kerajaan Majapahit dengan Legenda Putri Alun
Jejak Arkeologis
Menyitir situs incar.jatimprov.go.id, kawasan sekitar Benteng Lodewijk menyimpan banyak temuan arkeologis yang berkaitan dengan aktivitas pembangunan benteng.
Beberapa di antaranya adalah lubang bekas penambangan batu putih yang digunakan untuk menguruk lahan, yang oleh warga setempat disebut sebagai “gombong”.
Selain itu, terdapat pula lubang besar yang dikenal dengan istilah “nomeran”, yang diduga merupakan bekas penggalian tanah untuk kebutuhan konstruksi benteng.
Dikutip dari sumber yang sama, ditemukan juga sisa rel lori dan bantalan kayu, yang menunjukkan adanya sistem transportasi material pada masa pembangunan benteng.
Pada area bekas benteng ditemukan ribuan pecahan artefak seperti tembikar, keramik, kaca, logam, hingga tulang hewan, yang menjadi bukti aktivitas manusia di kawasan tersebut.
Kini, Benteng Lodewijk telah ditetapkan sebagai salah satu situs yang diusulkan sebagai cagar budaya dan dimanfaatkan sebagai objek wisata sejarah, meski akses menuju lokasi masih cukup sulit.
Baca juga: Pesona Candi Rambut Monte, Perpaduan Sejarah, Mitos dan Keindahan Alam di Blitar
Warisan Sejarah yang Perlu Dijaga
Sebagai salah satu peninggalan kolonial, Benteng Lodewijk memiliki nilai historis yang sangat penting dalam memahami strategi militer Belanda di Indonesia.
Keberadaan benteng ini tidak hanya mencerminkan kekuatan militer, tetapi juga dinamika politik global yang terjadi pada masa itu.
Meskipun kini hanya tersisa reruntuhan, Benteng Lodewijk tetap menjadi simbol perjalanan sejarah panjang di kawasan pesisir Gresik.
Sebagaimana dikutip dari berbagai artikel sejarah, pelestarian situs seperti ini menjadi penting agar generasi mendatang dapat memahami masa lalu secara lebih utuh.
Dengan potensi sebagai wisata sejarah, Benteng Lodewijk juga dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pengembangan pariwisata berbasis budaya di Jawa Timur.
Karena itu, upaya pelestarian dan pengenalan Benteng Lodewijk kepada masyarakat luas menjadi langkah penting agar warisan sejarah ini tidak hilang ditelan zaman.
Benteng Lodewijk Gresik
Benteng Lodewijk
Gresik
Kelurahan Tanjung Widoro
Kecamatan Bungah
Kabupaten Gresik
Jawa Timur
Benteng Kolonial
Herman Willem Daendels
Selat Madura
Pulau Mengare
Bengawan Solo
warisan budaya Indonesia
Tribun Jatim
TribunJatim.com
meaningful
wisata budaya
Inggris
Belanda
| Mengenal Kampoeng Ilmu Surabaya, Jejak Perjalanan Pedagang Buku Bekas hingga Menjadi Ikon Literasi |
|
|---|
| Kelenteng Hok Sian Kiong Mojokerto, Dari Gudang Menjadi Simbol Budaya Tionghoa Selama Dua Abad Lebih |
|
|---|
| Makam Kembang Kuning Surabaya, Jejak Kolonial hingga Perang Dunia di Kota Pahlawan |
|
|---|
| Sejarah Kelenteng Poo An Kiong Blitar, Ikon Tionghoa yang Bangkit dengan Wajah Baru |
|
|---|
| Eksplorasi Sejarah Museum Teknoform Surabaya, Ruang Edukasi yang Sajikan Evolusi Teknologi Informasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Benteng-Lodewijk.jpg)