DPRD Soroti Ketimpangan Ekonomi di Jatim, Minta Pemerataan di 38 Daerah
DPRD Jawa Timur memberikan sejumlah catatan kritis terhadap capaian kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang tahun 2025
Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
PARIPURNA - Juru Bicara Pansus LKPJ Gubernur Jawa Timur tahun 2025 Khusnul Arif saat menyerahkan laporan hasil Pembahasan dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Selasa (12/5/2026).
Selama enam tahun terakhir, Jawa Timur menjadi provinsi yang paling banyak menurunkan jumlah penduduk miskin secara nasional, sebesar 781.680 jiwa.
Menurut Pansus, hal tersebut adalah capaian yang tentu patut dibanggakan. Meskipun demikian, Pansus tetap mendorong agar pengentasan kemiskinan di kawasan Madura terus menjadi perhatian serius.
Sebab, Sampang, Bangkalan dan Sumenep masih mencatatkan angka kemiskinan diatas 17 persen.
"Pansus mendesak agar strategi penanggulangan kemiskinan bersifat spasial dan berkonsentrasi pada wilayah-wilayah kantong kemiskinan, tidak sekadar mengandalkan program nasional yang merata," ujarnya.
Tags
DPRD Jatim
pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur
LKPJ Gubernur Jatim 2025
Baca Juga
| Nasib Guru Honorer Terancam Larangan Mengajar 2027, DPRD Jatim Desak Pemerintah Beri Kepastian |
|
|---|
| Komisi D DPRD Jatim Nilai PT DABN Layak Jadi BUMD, Potensi Pelabuhan Jadi Sorotan |
|
|---|
| DPRD Jawa Timur Tekankan Kolaborasi untuk Wujudkan Jatim Bersih Narkoba |
|
|---|
| DPRD Jatim Usulkan Biro Khusus Kelola BUMD, Solusi Cepat Dongkrak PAD |
|
|---|
| Optimalisasi BUMD Jatim, Fraksi PAN Tekankan Pentingnya Reformasi Tata Kelola |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Juru-Bicara-Pansus-LKPJ-Gubernur-Jawa-Timur-tahun-2025-Khusnul-Arif.jpg)