Sejarah di Jatim
Sempat Tertunda Krisis Moneter, Begini Perjalanan Suramadu Jadi Jembatan Terpanjang di Indonesia
Sempat tertunda akibat krisis moneter 1997, Suramadu menyimpan jejak sejarah lintas era presiden sebelum resmi jadi jembatan terpanjang di Indonesia.
Penulis: Ayesha Naila Tsabita | Editor: Mujib Anwar
Kondisi ekonomi nasional saat itu membuat pembangunan Suramadu tidak dapat dilanjutkan.
Setelah vakum selama beberapa tahun, proyek Suramadu kembali dihidupkan pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.
Pemerintah kemudian menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 79 Tahun 2003 sebagai dasar baru pembangunan jembatan tersebut.
Ground breaking pembangunan Jembatan Suramadu dilakukan pada 20 Agustus 2003. Pembangunan dikerjakan dari dua sisi sekaligus, yakni dari arah Surabaya dan Bangkalan.
Diresmikan Presiden SBY
Pembangunan Jembatan Suramadu membutuhkan waktu sekitar enam tahun. Proyek raksasa tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 4,5 triliun.
Jembatan ini akhirnya diresmikan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 10 Juni 2009. Saat diresmikan, Suramadu langsung menjadi jembatan terpanjang di Indonesia.
Peresmian Suramadu saat itu diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Madura yang selama ini dinilai tertinggal dibanding wilayah lain di Jawa Timur.
Awalnya, Jembatan Suramadu dioperasikan sebagai jalan tol berbayar. Kendaraan roda empat hingga truk dikenakan tarif sesuai golongan kendaraan.
Sementara itu, sepeda motor juga diperbolehkan melintas melalui jalur khusus yang berada di sisi luar jembatan.
Baca juga: Menelusuri Kampung Peneleh Surabaya, Kawasan Bersejarah yang Dijuluki Kampung Bapak Bangsa
Konstruksi Megah
Dilansir dari berbagai sumber, Jembatan Suramadu memiliki panjang total 5.438 meter dengan lebar sekitar 30 meter.
Jembatan ini terdiri dari tiga bagian utama, yakni jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).
Bagian paling ikonik dari Suramadu adalah jembatan utama dengan konstruksi cable stayed atau kabel pancang yang ditopang dua menara setinggi sekitar 140 meter.
Jembatan utama tersebut memiliki bentang tengah sepanjang 434 meter dan dirancang agar kapal laut tetap bisa melintas di bawahnya.
Jembatan Suramadu
Surabaya
Madura
Jawa Timur
Tribun Jatim
Sejarah di Jatim
jembatan
Suramadu
Joko Widodo
Susilo Bambang Yudhoyono
TribunJatim.com
Ir Sedyatmo
Sejarah Jembatan Suramadu
Kota Surabaya
Pulau Madura
infrastruktur
krisis moneter
meaningful
Jembatan Terpanjang di Indonesia
| Candi Jawar di Kabupaten Malang, Situs Purbakala Tempat Meditasi Resi dan Empu di Lereng Semeru |
|
|---|
| Jejak Kekuatan Militer Bahari Indonesia di Museum TNI AL Loka Jala Crana Surabaya |
|
|---|
| Jejak Sejarah Situs Giri Kedaton, Pusat Penyebaran Islam dan Politik di Tanah Jawa |
|
|---|
| Candi Songgoriti di Kota Batu, Candi Kuno Peninggalan Mpu Sindok dengan Sumber Air Panas |
|
|---|
| Pasar Pabean Surabaya, Pasar Ikan Terbesar di Jawa Timur yang Sudah Ada Sejak Era Kolonial Belanda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jembatan-suramadu-ditutup-sementara-gelar-ontel-bersama-jogo-jatim.jpg)