Sejarah di Jatim
Sejarah Taman Nasional Baluran, dari Hutan Lindung hingga Dijuluki Africa van Java
Taman Nasional Baluran dikenal sebagai Africa van Java dengan hamparan savana dan satwa endemik. Begini sejarah serta pesona kawasan konservasinya.
Penulis: Ayesha Naila Tsabita | Editor: Mujib Anwar
Dijuluki Africa van Java
Taman Nasional Baluran dikenal luas dengan julukan Africa van Java.
Julukan itu muncul karena kawasan Baluran memiliki bentang savana yang luas dan menyerupai padang rumput di Afrika.
Salah satu lokasi paling terkenal adalah Savana Bekol. Area ini kerap menjadi tempat wisata favorit karena pengunjung bisa melihat hamparan rumput luas dengan latar Gunung Baluran.
Selain savana, Baluran juga memiliki berbagai tipe ekosistem lain seperti hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hingga pegunungan.
Kawasan tersebut juga menyimpan kekayaan flora dan fauna yang sangat tinggi.
Berdasarkan data pengelola kawasan, terdapat sekitar 444 jenis tumbuhan dan ratusan jenis satwa liar di Baluran.
Beberapa satwa yang hidup di kawasan ini antara lain banteng Jawa, rusa, kijang, ajag, lutung, monyet ekor panjang, hingga macan tutul.
Baca juga: Wisata Situbondo Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga, Yoyok Mulyadi Tekankan Peran Perawatan
Potensi Wisata dan Tantangan
Selain dikenal sebagai kawasan konservasi, Baluran juga menjadi destinasi wisata alam favorit di Jawa Timur.
Beberapa lokasi wisata yang populer antara lain Pantai Bama, Savana Bekol, Evergreen Forest, hingga Gua Jepang.
Pantai Bama menjadi salah satu titik wisata paling ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan pantai ini terkenal dengan pasir putih dan hutan mangrovenya.
Namun di balik keindahan alamnya, Taman Nasional Baluran juga menghadapi sejumlah tantangan konservasi.
Salah satunya adalah penyebaran tanaman invasif Acacia nilotica yang mengganggu ekosistem savana.
Tanaman tersebut diketahui mulai diperkenalkan pada tahun 1969 sebagai sekat bakar. Namun pertumbuhannya yang sangat cepat membuat area padang rumput alami semakin menyempit.
Kondisi itu berdampak pada habitat satwa liar, termasuk banteng Jawa yang menjadi ikon utama Taman Nasional Baluran.
Taman Nasional Baluran
Baluran
kawasan Taman Nasional Baluran
Hutan Baluran Situbondo
Africa van Java
Situbondo
Jawa Timur
Tribun Jatim
Sejarah di Jatim
Savana Bekol
hutan lindung
TribunJatim.com
Jatim
TN Baluran
Loedeboer
wisata di Jawa Timur
Wisata Situbondo
Sejarah Taman Nasional Baluran
meaningful
Banteng Jawa
| Candi Jedong Mojokerto, Gapura Kuno Majapahit Pintu Masuk Area Suci di Lereng Gunung Penanggungan |
|
|---|
| Candi Karang Besuki di Kota Malang, Situs Hindu Kuno yang Tersembunyi di Area Pemakaman |
|
|---|
| Jejak Gedung Cerutu Surabaya, Bangunan Ikonik Kota Lama Bergaya Eropa Simbol Ekonomi Kolonial |
|
|---|
| Sempat Tertunda Krisis Moneter, Begini Perjalanan Suramadu Jadi Jembatan Terpanjang di Indonesia |
|
|---|
| Candi Jawar di Kabupaten Malang, Situs Purbakala Tempat Meditasi Resi dan Empu di Lereng Semeru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/savana-bekol-taman-nasional-baluran-situbondo.jpg)