DPRD Jatim Ajak Anak Muda Tak Apatis, Kritik Dinilai Penting untuk Perbaikan
Pemuda memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan kebangsaan di tanah air.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Sumardi memastikan, DPRD Jatim tidak alergi terhadap berbagai masukan termasuk dari kalangan muda. Berbagai ruang saluran dibuka.
Meskipun, Sumardi tak memungkiri jika ruang yang diberikan dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi. Namun, komitmen tersebut terus dipegang dewan.
Karena itu Sumardi berharap anak-anak muda aktif menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan dan harapan mereka.
Dengan begitu, para wakil rakyat ini bisa menyesuaikan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan kaum muda ke depan. Sumardi kembali menegaskan pentingnya peran kaum muda.
"Sebagai anggota DPRD Jawa Timur, saya berharap peran aktif pemuda dapat berjalan seiring dan bersinergi dengan program pemerintah pusat maupun daerah," jelas politisi Partai Golkar tersebut.
Media Sosial sebagai Ruang Aspirasi
Di era digital yang berkembang pesat saat ini, media sosial menjadi ruang baru bagi anak muda untuk menyampaikan aspirasi bahkan tak jarang berupa kritikan.
Terkait hal tersebut, Sumardi menegaskan, kritik maupun saran merupakan hal yang sah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Justru kritikan bisa menjadi saran perbaikan.
"Karena itu saya mengajak teman-teman muda untuk aktif terlibat dalam berbagai persoalan bangsa dan menyampaikan saran maupun pendapat kepada kami," ungkap Sumardi.
Meski media sosial kerap menjadi ruang aspirasi, namun Sumardi mengajak seluruh pihak termasuk kaum muda untuk tidak terjebak terhadap hoaks.
Berbagai aspirasi yang disampaikan tentu harus berdasarkan informasi dan fakta yang ada. Aspirasi dari manapun siap ditampung.
"Kami tidak masalah, selama informasi yang disampaikan jelas dan menjadi informasi yang sesat," jelas Sumardi.
Perkuat Literasi Demokrasi dan Kebangsaan
Lebih jauh, Sumardi yang merupakan anggota Komisi A ini menegaskan, DPRD punya perhatian besar terhadap penguasa literasi demokrasi dan kebangsaan termasuk untuk kalangan pemuda. Berbagai upaya dilakukan untuk menggugah pemuda untuk terlibat aktif.
Diantaranya, melalui berbagai kegiatan yang juga melibatkan mereka. Misalnya agenda wawasan kebangsaan, seminar, sarasehan, diskusi, yang juga kerap melibatkan organisasi kepemudaan.
Salah satu tujuannya juga adalah menguatkan peran aktif pemuda untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kami ingin membangun sinergi yang kuat dengan generasi muda agar Jawa Timur lebih cettar," ungkap legislator asal Dapil Mojokerto-Jombang tersebut
| DPRD Jatim Yakin Sekolah Rakyat Bisa Putus Rantai Kemiskinan dan Tingkatkan SDM |
|
|---|
| Anggota DPRD Jatim Tanggapi Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan dalam Pencalonan Legislatif |
|
|---|
| Persiapan SPMB Jatim 2026, DPRD Tekankan Transparansi, Dindik Gandeng Swasta untuk Kuota Beasiswa |
|
|---|
| UMKM Diminta Melek Teknologi, DPRD Jatim Sebut Digitalisasi Kini Jadi Kebutuhan |
|
|---|
| Bantu Serap Produksi Peternak, DPRD Jatim Usul MBG Perbanyak Menu Telur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-A-DPRD-Jatim-Sumardi-saat-berbincang-dalam-Podcast-Ngobrol-Bareng-Dewan.jpg)