Organda Kota Malang Singgung Realisasi Angkot Jadi Feeder Trans Jatim

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang menyoroti belum jelasnya realisasi angkutan pengumpan (feeder) sejak beroperasi Trans Jatim

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Angkutan kota berhenti di Terminal Arjosari yang dioperasikan oleh Pemkot Malang. Organda Kota Malang meminta Pemkot Malang segera merealisasikan rencana integrasi Trans Jatim dengan angkutan kota agar layanan transportasi publik di Kota Malang lebih baik. 

“Kalau idealnya 20 sampai 30 armada. Jadi perlu tambahan armada sekaligus rute baru,” jelasnya.

Komisi C DPRD Kota Malang mendorong agar rute menuju Terminal Arjosari dan wilayah Kepanjen bisa menjadi prioritas pengembangan layanan berikutnya.

“Kami sepakat mendorong penambahan rute dan armada untuk melayani Arjosari dan ke Kepanjen,” tegas Dito.

Meski sebelumnya usulan tersebut disebut belum masuk realisasi jangka dekat, ia menilai kondisi saat ini layak menjadi pertimbangan baru bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kalau melihat kondisi sekarang, tentu perlu dikaji ulang agar bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Karena Trans Jatim merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dito menilai Pemkot Malang perlu aktif meyakinkan Pemprov soal urgensi tambahan koridor dan armada.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved