Ramadan 2026

Waspadai Pola Makan saat Puasa Ramadan agar Tidak Jatuh Sakit

Ternyata, kesehatan bisa drop hingga jatuh sakit di antaranya karena tak menjaga pola makan di saat berpuasa Ramadan

Tayang:
Editor: Torik Aqua
MAXONE Dharmahusada Surabaya
POLA MAKAN - Ilustrasi makanan. Jaga pola makan saat berpuasa agar tidak jatuh sakit di bulan Ramadan. 

Setelah berpuasa seharian, kondisi lambung berada dalam keadaan kosong.

Jika langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, dapat menyebabkan kembung dan meningkatkan risiko penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), yaitu naiknya asam lambung ke kerongkongan yang bisa menyebabkan nyeri dada dan rasa terbakar.

Sebagai solusi awali berbuka dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih. Setelah menunaikan shalat Maghrib, lanjutkan dengan makanan utama dalam porsi yang tidak berlebihan.

Baca juga: Hukum Tidak Salat Tarawih di Bulan Ramadan, Apakah Ini Mengurangi Pahala Ibadah Puasa?

3. Minum Minuman Manis Berlebihan

Banyak orang yang terbiasa mengonsumsi minuman manis dalam jumlah banyak saat berbuka, seperti teh manis, sirup, atau minuman bersoda.

Kebiasaan ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang berpotensi meningkatkan risiko diabetes melitus dan obesitas dalam jangka panjang.

Selain itu, minuman manis dapat memperberat kerja pankreas dalam memproduksi insulin, yang dapat menyebabkan resistensi insulin dan memicu berbagai penyakit metabolik.

Solusinya, batasi konsumsi minuman manis saat berbuka. Pilihlah alternatif yang lebih sehat seperti jus buah tanpa gula atau air kelapa alami.

4. Tidur Setelah Sahur atau Berbuka

TIDUR SETELAH SAHUR - Ilustrasi tidur setelah sahur ternyata tak dianjurkan. Mengapa?
TIDUR SETELAH SAHUR - Ilustrasi tidur setelah sahur ternyata tak dianjurkan. Mengapa? (Istimewa)

Langsung tidur setelah makan, baik setelah sahur maupun berbuka, dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Ketika tubuh dalam posisi berbaring, makanan yang masih berada di lambung dapat naik kembali ke kerongkongan, menyebabkan refluks asam lambung yang menimbulkan sensasi nyeri di dada dan ulu hati.

Untuk itu, ada baiknya beri jeda waktu sekitar 1-2 jam sebelum tidur setelah makan.

Juga, lakukan aktivitas ringan setelah makan, seperti berjalan santai atau melaksanakan ibadah shalat Isya dan Tarawih.

Baca juga: 4 Contoh Amalan Sunnah di Bulan Ramadan 2025, Melaksanakan Salat Tarawih hingga Perbanyak Shadaqah

5. Melewatkan Sahur

Beberapa orang memilih untuk tidak sahur dengan alasan ingin tidur lebih lama atau menurunkan berat badan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved