Trenggalek Bidik Status Geopark UNESCO, Optimalkan Wisata Kars dan Tolak Eksploitasi Tambang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek tengah serius menggali potensi daerah untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penulis: Madchan Jazuli | Editor: Sudarma Adi
Ia mengaku bukan itu, Trenggalek juga kaya akan potensi wisata bawah laut yang kini aktif menjadi spot snorkeling, serta deretan destinasi gua dan pegunungan.
"Kita punya Goa Lowo, Gunung Linggo, dan Gua Ngerit. Potensi-potensi ini ada, namun memang saat ini dirasa masih belum optimal pengembangannya," lanjutnya.
Saat ini, proses pengusulan geopark tersebut sudah memasuki tahapan awal pada tahun pertama, yakni pengumpulan data secara komprehensif.
Program ini juga telah dikunci dalam dokumen perencanaan daerah agar aman dari sisi penganggaran APBD.
"Geopark ini sudah masuk dalam dokumen perencanaan kita, yaitu di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) lima tahun sampai tahun 2029. Jadi, secara perencanaan memang sudah aman," jelasnya.
Pemkab Trenggalek menargetkan pengumpulan data dan penyusunan kajian dapat rampung sepenuhnya pada tahun 2026 ini.
Usai kajian dari BRIN selesai, proses pengusulan resmi menjadi Geopark Nasional akan dilayangkan pada tahun 2027.
Menariknya, kajian bersama BRIN ini juga memperkuat komitmen Pemkab Trenggalek dalam menolak eksploitasi pertambangan di wilayahnya.
Baca juga: ASN di Trenggalek Siap-siap Terima Gaji ke-13 di Bulan Juni, Pemkab Cairkan Rp31 M
Melalui identifikasi laboratorium BRIN, diketahui bahwa titik-titik yang diklaim memiliki potensi tambang di Trenggalek hampir seluruhnya berada di kawasan kars.
"Kemarin dari BRIN mengidentifikasi, ternyata wilayah yang disebut tambang di Trenggalek itu hampir semuanya ada di kawasan kars," ulasnya.
Ratna menegaskan, jika kawasan sensitif tersebut dipaksakan untuk dieksplorasi, maka dampaknya akan sangat fatal bagi lingkungan hidup dan pasokan air bersih masyarakat.
"Nah, kalau itu dieksplorasi, sumber air kita bisa habis. Wong belum dieksplorasi saja sekarang Trenggalek sudah sering kekeringan. Jadi, jika itu diizinkan dan dieksplorasi, selesai sudah (lingkungan kita)," tandasnya.
Baca juga: IPARI Trenggalek Peringati Harlah ke-3 dengan Lepas Tukik hingga Tanam Mangrove di Pantai Kili-Kili
Sebelumnya, soal geopark juga menjadi fokus Pemkab Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menambah jumlah geosite dari 16 menjadi 21 titik sebagai upaya memperkuat identitas daerah sebagai kota migas berbasis konservasi dan edukasi.
Langkah ini tidak sekadar menambah destinasi, tetapi juga menegaskan Bojonegoro sebagai “Negeri Minyak” dengan warisan geologi langka bernilai ilmiah, edukatif, dan sosial-budaya.
Geopark Nasional
potensi daerah
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Pemkab Trenggalek
Geopark
TribunJatim.com
berita Trenggalek
| Pakai Pembalut Wanita, Penyelundupan Obat-obatan Digagalkan Lapas Kelas I Malang |
|
|---|
| Ngamuk di Hajatan Pernikahan, Pria Tantang Warga Berkelahi Sambil Bawa Sajam |
|
|---|
| Sidang Terapis Spa di Surabaya Diduga Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar Berlanjut, Saksi Ungkap Aliran Dana |
|
|---|
| Daftar Kontroversi Program MBG Selama Dipimpin Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN |
|
|---|
| SPMB Tulungagung 2026, Plt Bupati Pastikan Seleksi Transparan dan Adil: Tak Ada Siswa Titipan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Badan-Perencanaan-Pembangunan-Riset.jpg)