TribunJatim/

Wanita Asal Purwokerto ini Terpaksa Jadi PSK di Tretes, Ini Alasannya

Perempuan asal Purwokerto ini mengaku tidak mengenal Tretes sebelumnya. tetangganya menawarinya pekerjaan di sebuah kafe di Pasuruan.

Wanita Asal Purwokerto ini Terpaksa Jadi PSK di Tretes, Ini Alasannya
Surya/Galih Lintartika
Para PSK di wisata Tretes Pasuruan saat terjarin Razia 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - IL (23), mengaku terpaksa bertahan di Tretes karena tidak memiliki pekerjaan lain.

Perempuan asal Purwokerto ini mengaku tidak mengenal Tretes sebelumnya. Namun, enam bulan yang lalu, tetangganya menawarinya pekerjaan di sebuah kafe di Pasuruan.

"Saya menerimanya. Saya hanya lulusan SMA. Di kampung juga tidak ada kerjaan," kata IL.

Dia mengaku tidak tahu menahu bahwa di Tretes, dirinya menjadi pemuas nafsu seperti ini. Ia mengaku saat berangkat dari kampung bersama teman - teman lainnya.

Baca: PSK di Kawasan Wisata Prigen Makin Marak, Wisma Berlomba Sewa Bodyguard Khusus Amankan Razia

"Di sini, saya tinggal di rumahnya bos. Setiap hari bekerja seperti ini. Siang menjelang sore, biasanya saya sudah persiapan untuk kerja hingga dinihari," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan SN. Ia awalnya mendapatkan tawaran bekerja sebagai sales di kafe. Namun, oleh temannya, ia dibawa ke sini.

Baca: Para PSK di Tretes Pasuran Tak Jera Meski Sudah Dirazia Satpol PP Berulang Kali

"Mau tidak mau saya jalani. Saya tidak ada pilihan lain. Saya harus membiayai anak saya yang masih kecil. Suami sudah pergi meninggalkan saya, saya harus kuat menjadi single parents," terangnya. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help