Terobosan Satlantas Polres Pasuruan Bayar Pajak Cukup 20 Menit, Tanpa Antre

Program inovasi yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan, berupa Samsat Blusukan ““Excellent Service For You” ini mendapatkan respon positif

Terobosan Satlantas Polres Pasuruan Bayar Pajak Cukup 20 Menit, Tanpa Antre
Surya/Galih Lintartika
INOVASI : Program samsat blusukan ini bisa menjadi solusi wajib pajak yang kesulitan membayarkan pajak. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Program inovasi yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan, berupa Samsat Blusukan ““Excellent Service For You” ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Program ini digadang-gadang sebagai terobosan yang memiliki keuntungan atau dampak langsung bagi masyarakat.

Risa Alfianti, salah satu warga Sengon, mengaku sudah merasakan kemudahan program ini. Ia mengaku, pajak kendaraan roda duanya sudah mati sejak dua bulan yang lalu. Bukan berniat untuk tidak membayar, tapi kesibukan dalam pekerjaan, membuatnya tidak sempat untuk datang ke samsat dan membayar.

“Saya tahu program ini, dari teman yang berdinas di Polres Pasuruan. Akhirnya, pekan lalu, saya mencobannya. Karena tidak bisa sendirian, saya mencari teman dan tetangga yang belum membayarkan pajak. Akhirnya terkumpullah 24 wajib pajak, dan saya langsung menghubungi call center program ini,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Baca: Samsat Blusukan Bantu Masyarakat Pasuruan Untuk Bayar Pajak

Dia menjelaskan, tak perlu waktu lama, 10 menit kemudian, ia sudah mendapatkan balasan. Dan beberapa hari lalu, tepatnya dua hari lalu, mobil samsat blusukan ini sudah datang ke rumahnya, sesuai dengan format yang dikirimkan ke nomor call center Samsat Blusukan.

“Datangnya sekira pukul 16.30, sesuai dengan jadwal saya pulang kerja. Saya pulang, mobilnya sudah ada, dan saya tinggal bayarkan pajak kendaraan roda dua saya yang telat dua bulan. Saya cukup menyerahkan STNK, dan KTP saja, setelah itu dilayani. Sangat mudah sekali. Kalau sudah tau pajaknya, tinggal bayar saja tunai,” terang dia.

Ia menjelaskan, tidak lebih dari 20 menit, pajak kendaraan sudah terbayarkan. Ia sudah menggenggam kembali surat yang pajaknya tidak mati. Kini, ia sudah tenang tidak khawatir ditilang polisi. Kedua, ia juga senang bisa menjadi warga negara yang patuh dan taat pajak.

Baca: Driver Grab Abal-abal Manfaatkan 120 Ponsel Pelor, Hasilnya Luar Biasa

Tresno, warga Tutur mengucapkan hal yang sama. Ia mengatakan bahwa program ini sangat memberikan kemudahan. Ia menyadari jarak Tutur dengan Kantor Samsat Pasuruan ini sangat jauh sekali. Kantor Samsat ada di Bangil. Tutur ke Bangil bisa ditempuh dalam waktu 120 menit, tergantung kecepatan dan kondisi jalannya. Bisa lebih dan bisa kurang.

“Kalau program ini sangat mudah sekali. Tak perlu saya capek – capek ke Samsat Bangil. Tinggal saya kirimkan WA saja. Nanti ada balasan dan saya tinggal tunggu di rumah. Lebih irit, dan lebih mudah. Semoga program ini bisa dipertahankan selamanya,” tambah pria yang bekerja sebagai petani ini.

Ia membayangkan sendiri, jika harus mengurus ke Bangil dari Tutur. Ia memikirkan jaraknya sudah malas untuk turun gunung membayar pajak.

Baca: BPOM Surabaya Sita Puluhan Kosmetik dan Makanan Berbahaya

Ia mengaku sebagai warga negara yang baik harus mengurus pajak. Namun, terkadang ia memiliki kesibukan di ladang yang tidak bisa ditoleransi, apalagi saat musim tanam dan musim panen.

“Menghemat waktu. Saya tidak perlu meluangkan waktu seharian untuk membyara pajak. Kalau dipikir biaya ya sangat mahal. Saya harus beli bensin mobil untuk sampai ke sana. Saya kira ini program yang layak mendapatkan apresiasi,” pungkas dia. (lih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help