Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Hari Pahlawan, Habib Luthfi Ingatkan Persatuan dan Kesatuan NKRI

Ribuan jemaah memadati Lapangan Brawijaya di Komplek Kodam V Brawijaya, Surabaya untuk mengikuti sholawatan.

Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Hari Pahlawan, Habib Luthfi Ingatkan Persatuan dan Kesatuan NKRI
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Suasana sholawatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi dan Hari Pahlawan tahun 2018 di Kodam V Brawijaya Surabaya, Senin (3/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ribuan jemaah memadati Lapangan Brawijaya di Komplek Kodam V Brawijaya, Surabaya untuk mengikuti sholawatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi dan Hari Pahlawan tahun 2018 M.

Dalam kesempatan ini, hadir Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, lalu Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, ada juga Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, serta Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan.

Hadir juga tokoh agama Islam, ulama kharismatik, Habib Luthfi Bin Yahya, serta tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat di Surabaya dan Jawa Timur.

Solusi Pakde Karwo Atasi Konflik Mahasiswa Papua: Asrama Jangan Diisi Penghuni Satu Kelompok Saja

Gedung 3 Fakultas & Rektorat Undar Jombang Ludes Terbakar, 8 Mobil PMK Berjam-jam Padamkan Kobar Api

Dalam tausyiahnya, Habib Luthfi menekakankan agar para jemaah menjaga persatuan dan kesatuan negara.

"Saya tidak heran kalau negara punya nuklir, saya tidak heran kalau negara punya mesin tempur yang canggih tapi
pagar yang paling ampuh adalah persatuan dan kesatuan negara yang kuat," kata Habib Luthfi, Senin (3/12/2018).

Menurut Habib Luthfi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan kuat ketika ditunjang fanatisme para pemuda dan masyarakat kepada bangsa dan negaranya.

5 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Jadi Pilihan Habiskan Waktu Libur, Pantai sampai Kawah Ada!

Musyawarah Mufakat Jadi Konsep Penting dalam Pancasila, Pakde Karwo: Nilai Tidak Bisa Dikuantifikasi

"Tapi kalau fanatisme itu melentur, bisa menggoyahkan persatuan dan kesatuan," ucap ulama asal Pekalongan, Jawa Tengah ini.

Habib Luthfi juga mewanti-wanti kepada para jemaah agar jangan sampai kalah dan termakan berita serta informasi hoax yang bisa memecah belah umat dan bangsa.

"Masa kena hoax saja kita sudah kalah," ucapnya.

Habib Luthfi juga mengatakan, pada tahun politik ini beda pilihan boleh dan hal tersebut sudah biasa.

Kampus Undar Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Gedung Advance Lecturing Undar Jombang

Polda Jatim Bantah Ada 2 Mahasiswa Demonstran Yang Hilang Saat Demo di Jalan Pemuda Surabaya

"Beda baju, beda partai, beda ormas masa bodoh, tapi kita hanya satu Indonesia," teriak Habib Luthfi.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Luthfi juga meyakinkan para jemaah dengan berkumpulnya para santri, tokoh lintas agama, pemerintah, serta TNI dan Polri adalah bukti bahwa Indonesia tidak mudah digoyahkan.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved