Kampus di Surabaya

Begini Kurikulum Program Joint Degree Kerjasama ITS Surabaya dan Kampus SUT Thailand

Kepala Departemen Teknik Kimia ITS, Juwari menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyusun kurikulum yang program joint degree dengan Kampus Thailand

Begini Kurikulum Program Joint Degree Kerjasama ITS Surabaya dan Kampus SUT Thailand
Istimewa
Rektor ITS, Joni Hermana (empat dari kanan) bersama tim delegasi ITS, saat berkunjung di Chulalongkorn University. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Departemen Teknik Kimia ITS, Juwari menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyusun kurikulum yang diperlukan untuk program joint degree dengan Suranaree University of Technology (SUT) Thailand.

“Kita sudah buat kurikulum baik dengan pola 2+2 maupun 3+1,” ungkap Juwari, Rabu, (16/1/2019).

Kepala Departemen Teknik Sipil ITS, Tri Joko Wahyu Adi mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan SUT terkait kesetaraan kurikulum yang ada.

“Saat ini kami juga sedang melakukan sosialisasi kepada para dosen muda atau mahasiswa yang ingin mengikuti program ini (joint degree, red),” tuturnya.

(Merasa Dikelilingi Orang-orang Hebat selama Dua Periode, Pakde Karwo Beri Kado Remunerasi untuk ASN)

(5 Hal Menarik Tentang Huening Kai, Member TXT Adik BTS, Punya Ayah dan Kakak yang Juga Penyanyi?)

Bicara soal pembiayaan, Tri Joko menilai program ini tebrilang menguntungkan.

“Karena di sana (Thailand, red) nantinya sudah free tuition fee, jadi (mahasiswa) tinggal menyiapkan biaya hidup saja sekitar 6.000 bath per bulan dan itu hampir sama dengan biaya hidup di Surabaya,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Departemen Teknik Geomatika ITS, Mokhamad Nur Cahyadi.

Saat ini departemennya juga sedang melakukan penyamaan kurikulum yang ada di Teknik Geomatika ITS dengan yang ada di SUT.

“Saat ini kami masih on the track, proses penyamaan matakuliah,” jelasnya.

Dosen yang kerap disapa Nur ini menjelaskan, di SUT masa perkuliahannya adalah setahun tiga semester, sedangkan di ITS hanya dua semester.

“Jadi kalau mahasiswa S2 (peserta joint degree, red) berangkat dari ITS, lebih baik berangkat di semester dua dan kembali ke ITS untuk Thesis,” tuturnya menyarankan.

(Kerjasama dengan Kampus Thailand, ITS: Kampus SUT Juga Punya Laboratorium yang Mumpuni)

(Hotel Santika Jemursari Surabaya Sajikan Menu Minuman Unik Serba Cokelat dengan Nyo-Klat)

Tidak hanya kerja sama dengan SUT yang telah dilakukan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU), ITS juga mengambil langkah efektif dengan mengunjungi beberapa mitra universitas lain di Thailand.

Di antaranya adalah Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT) Thammasat University, King Mongkut's University of Technology Thonburi (KMUTT), Chulalongkorn University, dan juga berkunjung ke kantor AUN/SEED-Net di Thailand.

(Vanessa Angel Buka Suara Soal Penetapan Tersangka Terkait Kasus Prostitusi Online, Aku Tertekan)

(5 Hal Menarik Tentang Huening Kai, Member TXT Adik BTS, Punya Ayah dan Kakak yang Juga Penyanyi?)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved