Kirab Budaya Eng An Kiong, Upaya Terus Merawat dan Menjaga Kerukunan

Upaya terus merawat dan menjaga Kerukunan di Kota Malang terus dilakukan dengan Kirab Budaya Eng An Kiong.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM/BENNI INDO
Peserta Kirab Ritual dan Budaya memeriahkan perayaan HUT ke-193 Klenteng Eng An Kiong, Malang, Minggu (21/10/2018). 

Ida melihat, banyaknya peserta yang datang dari luar Kota Malang bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Kota Malang.

Kegiatan kirab budaya ini memang selalu ramai diikuti oleh kontingen dari berbagai daerah di luar Kota Malang.

“Kita mengemas sebagai aset wisata kedepannya. Sangat bagus. Bali saja nembus ke sini,” katanya.

Anaknya Terpental, Korban Tewas Pajero Sport Ditabrak Kereta di Surabaya Jadi Tiga Orang Sekeluarga

Bunsu Anton Triyono mengatakan, sebetulnya peringatah ulang tahun ke-193 Klenteng Eng An Kiong jatuh tahun 2019. Namun karena tahun 2019 ada pemilihan presiden, maka acara peringatan itu diundur ke tahun 2018.

“Acara ulang tahun klenteng kami yang ke-193 sebetulnya tahun depan. Tapi karena tahun depan ada peristiwa pemilihan sehingga dimajukan tahun ini. Pesertanya seluruh Jawa dan luar jawa, seperti Lombok dan Bali,” kata Anton.

Dalam acara yang digelar itu, Anton menyampaikan pesan bahwa sesama warga negara Indonesia harus menunjukkan kebersamaan.

Menurutnya, kebersamaan dan kerukunan adalah bekal menjaga Indonesia ke depannya.

Gara-gara Akreditasi Kampus, 834 Pendaftar CPNS di Kota Blitar Tak Lolos Verifikasi Administrasi

“Yang penting kita menunjukkan kebersamaan. Temanya, kita mencapai kedamaian. Eng An Kiong itu kan artinya Istana keselamatan yang abadi, jadi kita harus menciptakan kerukunan untuk menjaga negara Indonesia ke depannya,” terangnya.

Ditambahkan Anton, kirab itu juga sebagai perwujudan mendukung firman Tuhan bahwa negara Indonesia telah dikaruniai sebagai negara yang makmur.

“Sehingga kita menerima anugerah dari Tuhan. Makannya tadi ada kirab, setelah tandu ada simbol hasil bumi. Itu menunjukkan bahwa kita adalah negara yang gemah ripah loh jinawi,” katanya.

Acara kirab dimulai sejak pukul 9.00 wib dan berakhir sekitar pukul 11.00 wib. Peserta kirab kembali lagi ke Klenteng Eng An Kiong untuk mengakhiri kirab budaya. (Benni Indo)

Pemuda Pendatang Bentrok Dengan Warga di Waru Sidoarjo, Belasan Motor Dibuang ke Sungai

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved