Dampak Kebakaran Pabrik Kertas Surabaya Mekabok, Abu Beterbangan ke Pemukiman Warga

Kebakaran pabrik kertas Surabaya Mekabok Jalan Raya Bambe Driyorejo diduga mengakibatkan dampak pencemaran lingkungan

Dampak Kebakaran Pabrik Kertas Surabaya Mekabok, Abu Beterbangan ke Pemukiman Warga
sugiyono/surya
PEMBASAHAN - Petugas pemadam kebakaran melakukan pembasahan di lokasi kebakaran pabrik kertas Surabaya Mekabok, Senin (5/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kebakaran pabrik kertas Surabaya Mekabok Jalan Raya Bambe Driyorejo diduga mengakibatkan dampak pencemaran lingkungan. Sebab, debu-debu beterbangan di sekitar pemukiman warga. Namun, tidak ada pembagian masker kepada masyarakat sekitar perusahaan.

Ketua LSM Front Pembela Suara Rakyat (FPSR), Aris Gunawan mengatakan bahwa dampak dari kebakaran pabrik Surabaya Mekabok yang mengakibatkan kepulan asap hitam membumbung tinggi, kemudian abu-abu itu berjatuhan ke pemukiman warga.

Akibat dari kebakaran pabrik kertas sejak kemarin Minggu (5/8/2019), sampai sekarang warga harus menghirup udara kotor yang diduga akibat abu-abu dari terbakarnya pabrik kertas tersebut. Sehingga warga bisa terdampak penyakit sesak nafas dan penyakit lainnya.

"Seharusnya pihak perusahaan harus menyiapkan tim kesehatan untuk membagikan masker ke masyarakat yang terdampak kebakaran, sehingga bisa mengurangi resiko penyakit sesak nafas atau sakit mata," kata Aris yang dikabarkan akan maju menjadi bakal calon Bupati Gresik dari jalur independen kepada Tribunjatim.com, Senin (5/8/2019).

Kepulan asap yang tinggi disertai hembusan angin kencang, mengakibatkan debu-debu tersebut beterbangan jauh ke awan.

"Debu beterbangan bebas ke awan mencemari lingkungan. Kalau arah Timur sampai radius 5 kilometer sampai Warugunung. Yang ke Barat sampai ke desa Krikilan Driyorejo. Ini dampak polusi yang ditimbulkan bisa luar biasa. Maka perusahaan harus memikirkan hal ini," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Tim INAFIS Selidiki Penyebab Kebakaran Misterius di Pabrik Kertas Pakerin

Siti Wasilah Tak Menyangka Rumahnya Dibangun Pemkot Malang Melalui Bantuan Baznas

Detik-detik Jokowi Marah ke PLN Soal Listrik Padam, Tak Mau Diwawancara: Bapak Ibu kan Orang Pintar?

Sementara, saat ini puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari perusahaan dan Pemkab Gresik masih berusaha membasahi lokasi kebakaran agar api tidak meluas.

Mobil pemadam kebakaran yang berusaha membantu memadamkan api yaitu dari PMK Pemkab Gresik, PMK Surabaya, PMK Sidoarjo, PMK Pemda Mojokerto, PMK Garudafood, PMK Warugunung, PMK Citraland, PMK Pakerin, PMK Sopa Nusa( Ngoro industri).

"Sekarang tim pemadam kebakaran masih bertahan di tempat kejadian kebakaran untuk proses pembasahan," kata Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik Abu Hassan.

Sementara Kapolsek Driyorejo AKP Wafiek mengatakan bahwa dari kebakaran di pabrik kertas Surabaya Mekabok tidak ada korban jiwa dan kerugian akibat kebakaran tersebut belum bisa dihitung.

"Kerugian kebakaran belum bisa taksir. Sekarang api sudah padam dan tinggal pembasahan," kata Wafiek. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved