Polda Jatim Bongkar Pabrik Tambang Merkuri Ilegal, Tak Berizin 13 Tahun hingga Dipasarkan di Medsos

Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar praktik pembuatan bahan tambang merkuri illegal selama 13 tahun di Sidoarjo.

Polda Jatim Bongkar Pabrik Tambang Merkuri Ilegal, Tak Berizin 13 Tahun hingga Dipasarkan di Medsos
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kelima pelaku produksi merkuri illegal di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019). 

Yusef mengungkapkan, para pelaku memperoleh bahan baku Batu Sinabar tersebut dari Pulau Buru yang bersebelahan dengan Gunung Botak, Maluku.

"Bahan Merkuri ini dibuat dari Batu Sinabar," lanjutnya.

Para pelaku mengolah Batu Sinabar menjadi merkuri dengan cara penyulingan secara manual menggunakan tabung yang terbuat dari plat besi.

Yusef menuturkan, sekali produksi merkuri para pelaku bisa menyulap serpihan Batu Sinabar seberat satu ton, menjadi bahan merkuri seberat 500 kilogram.

"Batu Sinabar itu setelah dicampur dengan sianida dan biji besi, lalu dimurnikan dalam tabung-tabung ini," ujarnya.

Bagaimana si pelaku bisa memperoleh kemampuan kimia mengolah Batu Sinabar menjadi Merkuri?

Yusef mengungkap, pelaku sebelumnya pernah bekerja sebagai karyawan di perusahaan peleburan besi.

"Dia mengaku pernah bekerja di suatu perusahaan peleburan besi," katanya.

Kasus Dugaan Praktik Penipuan Haji, Polda Jatim Ungkap Ada Delapan Orang yang Mencabut Laporan

Setelah percampuran antara biji besi, cairan sianida, beserta serpihan Batu Sinabar berhasil disulap secara kimiawi menjadi merkuri.

Barulah para pelaku melakukan tahap pengemasan, sebelum merkuri siap dipasarkan ke luar jawa.

Halaman
1234
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved