Dinyatakan Sehat, Bayi Kembar Siam Aqila-Azila akan Menjalani Operasi di RSUD Dr Soetomo Surabaya

Bayi kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Aqila-Azila menjalani operasi pemisahan di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Dinyatakan Sehat, Bayi Kembar Siam Aqila-Azila akan Menjalani Operasi di RSUD Dr Soetomo Surabaya
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjenguk kondisi bayi kembar siam kasus dempet dada perut yang kini dirawat di RSUD Dr Soetomo, Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina, Senin (5/8/2019) sore. Fatimatuz zahroh.surya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bayi kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Aqila-Azila menjalani operasi pemisahan di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/8/2019).

Kedua bayi itu menjalani operasi di ruang 016 lantai empat Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Ketua Tim Kembar Siam RSUD Dr Soetomo, dr Agus Harianto mengatakan, kedua bayi masuk ke ruang operasi sejak pukul 06.15 WIB.

Bayi Perempuan yang Dibuang di Rumah Warga, Akhirnya Dirawat di RS Bhayangkara di Lumajang

Heboh Penemuan Bayi Perempuan dalam Kardus di Teras Rumah Warga Lumajang, Kondisinya Masih Hidup

"Sesuai dengan rencana, Aqila-Azila dilakukan operasi separasi (pemisahan). Tadi pagi dimandikan oleh Bedah Anak, kemudian steril dan dikirim ke ruang operasi," kata dr Agus Harianto saat ditemui di GBPT RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rabu (14/8/2019).

Kedua bayi dinyatakan dalam keadaan sehat dan siap untuk menjalani operasi.

"Saat ini dilakukan induksi oleh dokter anastesi," kata dr Agus Harianto.

Sementara dalam penanganan operasi bayi kembar siam dempet dada dan perut (thoracoabdominophagus) dibentuk tim berjumlah 70 dokter.

Platform dan Performa Jadi Kunci Sukses Pemasaran Produk UMKM Asli Surabaya SeHATEA

Isi Surat Pembuang Bayi Perempuan di Lumajang, Kabur dari RS & Bayi Dibuang Takut Dibunuh si Suami

Tim dibagi menjadi dua, yaitu tim kuning untuk Aqila dan tim hijau untuk Azila.

"Operasinya sangat komplek 12 jam, tapi keselamatan pasien nomor satu," pungkas dr Agus Harianto.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved