Berita Surabaya

BPJS Naker Tanjung Perak Serahkan Santunan Rp 548 juta ke Dua Ahli Waris Kecelakaan Kerja Meninggal

BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Serahkan Santunan Rp 548,9 juta ke Dua Ahli Waris Kecelakaan Kerja Meninggal.

BPJS Naker Tanjung Perak Serahkan Santunan Rp 548 juta ke Dua Ahli Waris Kecelakaan Kerja Meninggal
TRIBUNJATIM/MUJIB ANWAR
Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim Dodo Suharto saat menyerahkan santunan ke ahli waris peserta kecelakaan kerja meninggal, Kamis (22/8/2019) dalam acara Dialog Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, di Mercure Hotel, Surabaya. 

BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Serahkan Santunan Rp 548,9 juta ke Dua Ahli Waris Kecelakaan Kerja Meninggal

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak memberikan santunan sebesar Rp 548,9 juta kepada ahli waris dua peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dan mengalami kecelakaan kerja.

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim Dodo Suharto, Kamis (22/8/2019) dalam acara Dialog Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, di Mercure Hotel, Surabaya.

Dari Rp 548,9 juta santunan yang diserahkan, Rp 340.951.120 diserahkan kepada Sekar Arum selaku ahli waris dari Giarto pegawai di ISM Bogasari. 

Santunan tersebut diberikan karena Gianto mengalami kecelakaan lalu lintas saat berangkat kerja dan meninggal dunia pada 18 Mei 2019, setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak oleh mobil Toyota Avanza.

Sedangkan santunan Rp 207.967.974 diserahkan kepada Soerati selaku ahli waris dari Johannes pegawai di Cahaya Subur Samudra, yang meninggal mendadak di dalam perusahaan pada 11 Mei 2019.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim Dodo Suharto mengatakan, musibah dapat terjadi kapan saja dna menimpa siapa saja. Seperti, musibah kecelakaan kerja dan mengakibatkan meninggal dunia yang dialami oleh tenaga kerja peserta BPJS Ketenagakerjaan yang santunannya barusan diserahkan kepada ahli warisnya.

Sesuai ketentuan di BPJS Ketenagakerjaan, ahli waris peserta yang mengalami kasus kecelakaan kerja hingga meninggal dunia akan diberikan santunan sebesar 48 kali upah yang dilaporkan. 

Sementara jika korban mengalami luka-luka akan ditanggung seluruh biaya perawatan sampai sembuh tanpa batasan biaya alias unlimited sesuai indikasi medis.

“Kami memahami bahwa kehilangan keluarga tercinta tak dapat tergantikan oleh apapun, namun santunan yang kami berikan ini diharapkan bisa membantu keluarga yang ditinggalkan untuk menata hidup ke depan lebih baik lagi dari segi ekonomi," ujar Dodo Suharto.

Halaman
12
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved