Dikira Buat Kopi di Dapur, Pria 90 Tahun di Kalipare Malang Ditemukan Anaknya Tewas Gantung Diri

Mitro Utomo warga Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang ditemukan tewas tergantung di rumahnya

Dikira Buat Kopi di Dapur, Pria 90 Tahun di Kalipare Malang Ditemukan Anaknya Tewas Gantung Diri
ISTIMEWA
Kondisi Mitro Utomo warga Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang sesaat setelah ditemukan tewas tergantung dirumahnya, Sabtu (14/9/2019) dini hari 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mitro Utomo warga Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Sabtu (14/9/2019) dini hari.

Tak ditemukan tanda kekerasan dalam tubuh pria berusia 90 tahun. Mitro diduga kuat melakukan bunuh diri.

"Korban diketahui pergi ke dapur belakang rumah.  Kemudian selang 1 jam ditunggu keluarga korban tidak kembali ke kamar. Lalu, pada saat dicek ke belakang rumah diketahui korban sudah dalam posisi tergantung di atas pintu dapur," ungkap Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah ketika dikonfirmasi, Minggu (14/9/2019).

Truk Tanki Solar Hantam Truk Tronton di Tol Pandaan-Malang, Penumpang Sempat Tergencet

Secara kronologis Ainun menerangkan, sekira pukul 02:30 waktu setempat, korban terbangun dari tidurnya.

Yunus Hari Waluyo (70) saksi mata yang merupakan anak dari korban, mendengar ada seseorang pergi ke arah dapur.

Namun, Yunus tak curiga. Ia mengira ayahnya sedang pergi ke dapur, karena ingin membuat kopi.

Setelah sejam kemudian, ia tak mendapati ayahnya kembali ke kamar.

Penasaran, Yunus yang merupakan seorang pendeta ini memanggil ayahnya.

Lewat Kamar Cantik, Perempuan di Malang Diedukasi Soal Kulit Sehat

Tak mendapat jawaban, Yunus mengecek ke dapur.

Yunus tercengang, mendapati ayahnya sudah tak bernyawa menggantung dengan seutas tali menggantung di atas pintu dapur.

"Dari keterangan keluarga, aksi nekat korban mungkin karena depresi. Selain sudah tua, juga mengalami sakit-sakitan. Pihak keluarga sudah menerima kematiannya sebagai musibah, dengan membuat surat pernyataan tertulis. Jenazah hanya dilakukan visum luar saja," beber mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved