Picu Kanker, Obat Asam Lambung Ranitidine Dilarang Dikonsumsi, 5 Merek Obat Ditarik Peredarannya

Picu kanker, obat asam lambung ranitidine dilarang dikonsumsi, 5 merek obat ditarik peredarannya.

Tayang:
Editor: Alga W
ISTIMEWA
Picu kanker, obat asam lambung ranitidine dilarang dikonsumsi, 5 merek obat ditarik peredarannya 

Industri farmasi juga diwajibkan untuk melakukan pengujian secara mandiri terhadap cemaran NDMA dan menarik secara sukarela bila kandungan cemarannya ditemukan melebihi ambang batas yang diperbolehkan.

Meninggal saat Salat Subuh, Suami PNS di Pontianak sempat Titip Pesan ke Anak Perempuannya

Terkait pengujian dan kajian risiko, BPOM menyatakan akan melanjutkannya terhadap seluruh produk yang mengandung ranitidinee.

Sementara itu, masyarakat yang sedang menjalani terapi pengobatan menggunakan ranitidine diimbau untuk menghubungi dokter dan apoteker.

Salah satu ahli yang telah dihubungi oleh Kompas.com pada 25 September 2019, yakni Akademisi dan Praktisi Kesehatan Dr Ari Fahrial Syam.

Ari Fahrial Syam mengatakan bahwa obat ranitidine memang memiliki kandungan sumber karsinogen yang sedang diteliti dan diinvestigasi lebih lanjut oleh BPOM Indonesia dan FDA AS.

5 Penyebab Ikan Mujair Tak Baik Dikonsumsi dari Segi Kesehatan, Kadar Lemak Jahatnya Tinggi!

"Obat ini (ranitidine) yang biasanya untuk penderita maag, terbukti secara konten (isi kandungan) ada karsinogennya (zat penyebab kanker). Tapi masih dievaluasi berbahaya atau tidaknya, dengan kadar rendah itu," ujar Ari kepada Kompas.com, Rabu (25/9/2019).

Menurut dia, pada umumnya sumber karsinogen atau zat beracun tersebar dalam kehidupan sehari-hari, yaitu di dalam asap kebakaran dan juga rokok.

Meski demikian, bila kajian membuktikan bahwa zat NDMA dalam ranitidine berbahaya, maka obat ini tidak boleh digunakan.

"Kayak formalin lah, kecil berbahaya. Tapi tetap tidak boleh kita gunakan, karena racun. Jadi, kalau nanti hasil evaluasi itu ranitidine beracun dan berbahaya artinya tidak boleh digunakan, berapapun dosisnya atau seberapa lama jangka konsumsinya, kalau racun tetap tidak boleh digunakan," kata Ari Fahiral Syam.

Potret Terkini Aryesh Jiannarta Pemeran Agil Penderita Kanker di Bidadari, Sahabat Ria Ricis

Terkait efek kanker dari sumber karsinogen yang ada di obat ranitidine, Ari Fahiral Syam berkata bahwa karena obat tersebut merupakan obat yang dikonsumsi, arah kankernya bisa terjadi di liver atau hati.

Namun, ini baru dugaan dan masih membutuhkan kajian lebih lanjut. BPOM sendiri masih menunggu bagaimana kelanjutan investigasi zat karsinogen di dalam obat ranitidine tersebut.

Ari Fahiral Syam pun mengimbau kepada masyarakat yang sudah terlanjur mengkonsumsi obat ranitidine secara aktif untuk tidak perlu risau.

Hentikan konsumsi ranitide selagi dikaji dan gunakan berbagai alternatifnya.

Ari Fahiral Syam menyampaikan, ada banyak obat yang sebenarnya lebih kuat untuk menekan asam lambung, yaitu omeprazol, lansoprazol, rabeprazol, esomeprazol, atau pantoprazol.

"Prinsipnya saat ini pasien tidak usah panik, yang memang sudah menggunakan rutin (konsumsi obat ranitidine) berkonsultasilah ke dokter, mungkin ada pilihan obat pengganti bagaimana begitu," katanya

Chord & Kunci Gitar Tentang Rindu Virzha, Menceritakan Kerinduan Sang Anak Kepada Orangtuanya

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Obat Asam Lambung Ranitidin Memicu Kanker, Inilah 5 Merek Obat Dilarang Dikonsumsi, Mulai Ditarik.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved