Dampak Asap Kebakaran TPA Supit Urang Kota Malang, 7 Orang Alami Sesak Napas

Sedikitnya tujuh orang yang berasal dari Dusun Krobyokan, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, harus mendapatkan perawatan intensif dari Puskesmas.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
SURYA/RIFKI EDGAR
Puskesmas Mulyorejo, Kota Malang, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dampak kebakaran TPA Supit Urang, Kota Malang, menimbulkan jatuhnya korban.

Sedikitnya tujuh orang yang berasal dari Dusun Krobyokan, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, harus mendapatkan perawatan intensif dari Puskesmas Mulyorejo, Kota Malang.

Mereka mengalami sesak napas akibat terdampak asap dari terbakarnya TPA Supit Urang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Mulyorejo, dr Indra Ratnasari mengatakan, dari tujuh orang tersebut, semuanya kini telah dipulangkan untuk menjalani perawatan di rumah.

Enam orang dihampiri oleh petugas di rumahnya masing-masing, dan satu orang lagi mendatangi Puskesmas Mulyorejo.

Korban Penamparan Motivator di Malang Masih Trauma, Luka Bibir Masih Membekas

Supermoto Kelas 150 Komunitas, Para Rider Salurkan Hobi Lewat Trial Game Asphalt 2019

"Mereka menderita sesak napas, dan harus menjalani terapi O2," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM (TribunJatim.com Network), Senin (21/10/2019).

Sejauh ini, kata dr Indra Ratnasari, pihaknya belum mendapati laporan jatuhnya korban dari warga yang berdomisili di Kota Malang.

Meski demikian, pihaknya telah membagikan 1.000 masker kepada masyarakat yang terdampak asap.

Warti (60) seorang pemulung yang nekat bekerja di tengah kepulan asap tebal dan kobaran api yang melanda TPA Supit Urang Kota Malang, Sabtu (19/10).
Warti (60) seorang pemulung yang nekat bekerja di tengah kepulan asap tebal dan kobaran api yang melanda TPA Supit Urang Kota Malang, Sabtu (19/10). (SURYA/RIFKY EDGAR)

Masker tersebut bisa diambil secara gratis ke Puskesmas dan sebagian lagi dibagikan oleh petugas ke warga.

Rencananya, pihaknya akan berkeliling lagi untuk melihat wilayah-wilayah yang terdampak asap kebakaran.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, karena bara api di TPA Supit Urang belum padam.

Gubernur Khofifah Bakal Tinjau Lokasi Puting Beliung Kota Batu dan Takziah ke Korban Meninggal

Penemuan Bayi Perempuan Dalam Kardus di Teras Rumah Bidan di Blitar Hebohkan Warga, Ada Sebotol Susu

"Nanti petugas yang berkeliling, sembari kami menunggu laporan dari warga yang terdampak. Sementara ini hanya yang di Wagir saja," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji meminta kepada petugas Puskesmas untuk selalu stand by dan berkeliling ke wilayah yang terdampak.

Sutiaji mengaku tidak ingin sampai timbul korban jiwa akibat efek asap dari kebakaran TPA Supit Urang.

"Ini tadi sudah kami koordinasikan bersama. Nanti biar Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang di sini terus berjaga-jaga," ucapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved