Pembebasan Lahan Exit Tol Pandaan-Malang Berakhir, Warga Madyopuro Menyerah, Terima Ganti Rugi Tanah
Alotnya pembebasan lahan untuk exit Tol Pandaan-Malang di Madyopuro, Kota Malang berakhir
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Alotnya pembebasan lahan untuk exit Tol Pandaan-Malang di Madyopuro, Kota Malang berakhir.
34 kepala keluarga (KK) yang sebelumnya menolak harga konsinyasi menyerah dan tak melanjutkan upaya kasasi di Mahkamah Agung.
“Saya dan warga sudah menerima kesepakatan dari tim appraisal. Jadi artinya sudah selesai. Kasasi sudah tidak lanjut,” ujar Koordinator warga Madyopuro, Handi, Senin (2/12/2019).
• Tol Pandaan-Malang Seksi V Ditarget Selesai Akhir 2019, Saat Natal dan Tahun Baru Bakal Dibuka

• Jasa Marga Imbau Warga Hati-Hati Saat Lewat Tol Malang-Pandaan, Sudah Ada 3 Kecelakaan yang Terjadi
Ia menambahkan, nilai ganti rugi atas tanah yang diterima warga adalah Rp 3,9 juta per meter.
Harga itu, sama dengan tawaran tim appraisal sebelum Handi melakukan kasasi.
Meski tak sesuai harapan, Handi memilih menerima dan menyerah.
• Tol Pandaan-Malang Seksi 4 Singosari-Pakis Mulai Berbayar Besok, Tarifnya Dikenakan Rp 950 per KM
Barang yang ada di dalam rumahnya, juga telah selesai dia bongkar.
“Ya sudah mau bagaimana. Diterima saja,” katanya.
Saat ini kata Handi, masih ada tiga KK yang menolak konsinyasi untuk pembangunan tol.
• Rampung 80 Persen, Seksi V Tol Pandaan-Malang Bakal Fungsional saat Libur Natal dan Tahun Baru

• Emosi Pria Misterius di Tempat Karaoke Malang, Tembakkan Pistol Gegara Pemandu Lagu Tolak Ditiduri
Tiga KK itu kata dia, diberi batas waktu hingga 10 Desember untuk segera menyerahkan rumahnya.
“Tiga KK ini nggak ikut gelombang yang kasasi. Mereka ikut yang di PN Malang dulu. Nah di PN Malang kan sudah selesai, sudah inkrah. Artinya ya bisa dibongkar,” ucap dia.
Sementara itu, PT Jasa Marga Pandaan-Malang sedang mengebut pembangunan seksi 5 yang menghubungkan Pakis dengan Kota Malang.
• Seksi IV Tol Pandaan-Malang Rampung dan Siap Beroperasi, Tinggal Menunggu Tandatangan Menteri PUPR
Hingga kini, progress pembangunan exit Tol Pandaan-Malang mencapai 80 persen.
“Proses rigid dari Pakis sampai intercange Malang itu sudah selesai. Kami sedang mengerjakan erection grider di Jembatan Sungai Amprong 2 dan rigid dari interchange Malang sampai Madyopuro,” ujar Direktur Teknik JPM, Siswantono.
Agar pembangunan exit tol bisa dipercepat, PT JPM meminta PLN dan Telkom segera merelokasi beberapa utilitas yang masih tercecer.
• Ban Belakang Pecah, Pikap Muat Sayur Terguling di Tol Pandaan-Kejapanan, Muatannya Berhamburan
Saat ini, memang masih banyak kabel PLN bekas sambungan warga di Madyopuro yang masih tercecer.
“PLN kan harus gerak cepat juga karena masih ada kabel-kabel di area situ. Kalau mereka tidak segera relokasi ya kami kesulitan juga,” tutupnya.
Sebagai informasi, Tol Pandaan-Malang seksi V ditargetkan selesai pengerjaannya pada akhir tahun ini.
Hal tersebut setelah proses pembebasan lahan dari warga yang berkumim di wilayah Madyopuro, Kota Malang itu sudah selesai.
• Nasib Malang Paguh Orangutan Diberondong 24 Peluru Sampai Buta Matanya di Kebun Sawit Aceh Selatan

• Bingungnya Warga Malang Cari Nenek Usia 99 Tahun Saat Rumah Roboh, Kaget Tergeletak di Bawah Pintu
Dengan hal itu, PT Jasa Marga Tol Pandaan Malang (PT JPM) menargetkan, Tol Mapan seksi V ini bisa beroperasi pada Natal dan Tahun Baru.
Adapaun jalan Tol Pandaan-Malang memiliki total panjang jalan 38,488 Kilometer yang memiliki 5 seksi.
Seksi I-III telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 13 Mei lalu.
Sedangkan seksi IV yang menghubungkan Singosari - Pakis mulai beroperasi pada 1 November lalu.
• Pengerjaan Tol Pandaan-Malang Seksi V Terancam Molor, Pembebasan Lahan Jadi Penyebabnya
Kemudian seksi I Pandaan - Purwodadi memiliki panjang 15,475 Km.
Seksi II Purwodadi - Lawang sepanjang 8,50 Km dan Seksi III Lawang-Singosari sepanjang 7,51 Km.
Sedangkan untuk seksi IV Singosari - Pakis sepanjang 4,75 Km dan seksi V Pakis - Kota Malang sepanjang 3,113 Km masih dalam tahap konstruksi.