Evaluasi SAKIP Tahun 2019, Dua OPD Pemprov Jatim Raih Kategori Sangat Memuaskan

Dua Organisasi Perangkat Daerah yang di lingkungan Peerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan nilai atau kategori sangat memuaskan untuk SAKIP 2019.

Evaluasi SAKIP Tahun 2019, Dua OPD Pemprov Jatim Raih Kategori Sangat Memuaskan
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Kemenpan RB, Didid Noordiatmoko saat memberikan pengarahan dalam Penyerahan Penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se Jatim dan Evaluasi SAKIP OPD tahun 2019 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan nilai atau kategori AA (sangat memuaskan) untuk implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) tahun 2019.

Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut adalah Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Asyik Pesta Sabu di Kamar Kos, Lima Pemuda Asal Madura Tak Sadar Jadi Incaran Polsek Tandes

Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim Wahid Wahyudi mengungkapkan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP)  adalah sebuah bentuk komitmen para pimpinan mulai dari jabatan tertinggi sampai pelaksana lapangan untuk konsisten kepada RPJMD sampai dokumen dokumen yang ada di bawahnya.

"Ini harus konsisten, kalau ada garis lurus antara RPJMD dengan realisasi di lapangan ini penilainya sudah AA," ucap Wahid saat ditemui usai Penyerahan Penghargaan Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se Jatim dan Evaluasi SAKIP OPD tahun 2019 di Hotel Bumi Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Tokopedia Akselerasi Pemerataan Ekonomi Daerah di Wilayah Jawa Timur

Untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain, Wahid melanjutkan yang dapat kategori A (memuaskan) ada 45 OPD dan kategori BB (sangat baik) 7 OPD.

"Kita semua beharap tahun 2020 nanti dapat AA semua," lanjutnya. 

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan penghargaan  kompetisi inovasi pelayanan publik.

"Ibu gubernur menekankan kalau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) minimal mempunyai satu inovasi pelayanan publik dan ini sudah dinilai yang terbaik. Jadi kerja baik saja tidak cukup, tapi juga harus dibarengi kerja yang inovatif dan kreatif." ucapnya.

Gadis 14 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandungnya, Pelaku Ngaku Gauli Anak 2 Kali Seminggu Selama 3 Tahun

Untuk penilaian inovasi pelayanan publik, pihak Pemerintah Provinsi Jatim sudah mendatangkan juri yang independen hingga terpilihlah top 25.

Dua diantaranya adalah Samsat Srikandi, pelayanan responsif gender dari Bapenda Jatim.

Yang kedua adalah Kejari Ceria yaitu kelas edukasi remaja putri cerdas energik responsif inovasi dan adaptif yang merupakan pelayanan publik pemberdayaan masyarakat di Puskesmas Candi, Kabupaten Pacitan.

"Kriteria penilaiannya dinilai kepastian waktunya, kepastian dokumen yang harus diserahkan,  kemudian kemudahan untuk mengakses pelayanan publik tersebut," pungkasnya.

Bocah 13 Tahun Kepergok Congkel Kotak Amal Musala Demi Bayar Servis Handphone

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved