Jalan Lain Tanpa Amputasi bagi Penderita Diabetes

Tak menyerah pada 'vonis' amputasi, Tutik Hasanah pilih pengobatan lain untuk sembuhkan luka di kakinya akibat diabetes. Pilihan jatuh pada Pediscare.

Tayang:
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Ahmad Hasyim Wibisono bersama pasiennya. 

Namun, dia dan istri tak patah arang.

Ditambah seorang staff, mereka akhirnya memutuskan untuk menyambi sebagai petugas marketing yang keliling ke tempat praktik dokter.

Refleksi Akhir Tahun 2019 Gerakan Santri Millenial Jatim: Siapkan SDM untuk Kemajuan Indonesia

Dapat Tawaran Klub Asal Malaysia dan Thailand, Begini Jawaban Evan Dimas

“Responnya para dokter bagus. Mereka bilang kami ditunggu-tunggu karena selama ini tidak pernah ada perawat yang khusus menangani luka-luka kronis,” ujar Ahmad Hasyim Wibisono.

Dua bulan setelahnya, klinik Ahmad Hasyim Wibisono mulai kedatangan pasien satu demi satu.

Masyarakat, mulai mengenal Pediscare sebagai tempat untuk menyembuhkan luka kronis terutama akibat penyakit diabetes.

Jerih payah Hasyim mulai terlihat di tahun kedua. Di periode ini, Pediscare mulai menambah kru sebab kewalahan meladeni pasien,

“Kami menambah dua orang. Satu orang kru sudah kewalahan karena pasien kami meningkat dua kali lipat,” ucapnya.

Tahun 2018, Pediscare mulai memanfaatkan teknologi dengan menggunakan aplikasi untuk mengkaji luka.

Aplikasi bernama ND Kare itu, mampu mengukur dimensi luka dengan akurasi mencapai 80 persen.

“Aplikasi ini seperti sebuah standar bagi klinik kami. Kadang antara perawat satu dengan yang lain, akurasi mengukur luka bisa berbeda. Dengan ini, menjadi ada standarnya,” ucap Ahmad Hasyim Wibisono.

Bapak dua anak ini mengungkapkan ND Kare juga berfungsi sebagai rekam medis digital.

Progress penyembuhan pasien, bisa dipantau secara real time.

Hasyim yang kini sedang melanjutkan studi, tak perlu khawatir sebab bisa sewaktu-waktu melihat proses perawatan yang dilakukan oleh kru-nya.

“Kalau misal ada pasien yang progressnya lambat nih, saya bisa kasih masukan bagusnya pakai metode ini. Jadi nggak perlu lah pakai rekam medis nulis gitu,” katanya.

Kontrak Tidak Diperpanjang Persela, Striker Asing Persela Lamongan Dilirik Tira Persikabo

PW Muhammadiyah Jatim: Tahun Baru Bukan Untuk Dirayakan, Tapi Evaluasi

Membantu orang tak mampu

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved