Dam Margomulyo Meluap, Polisi Nganjuk Gelar Kerja Bakti Tutup Tanggul, Bersihkan Sungai dari Sampah

Dam Margomulyo sempat meluap, Polsek Rejoso Polres Nganjuk bersama TNI dan warga Desa Rejoso serta BPBD gelar kerja bakti tutup tanggul.

Dam Margomulyo Meluap, Polisi Nganjuk Gelar Kerja Bakti Tutup Tanggul, Bersihkan Sungai dari Sampah
TRIBUNJATIM.COM/Achmad Amru
Antisipasi banjir saat hujan lebat, Warga Desa Rejoso Kecamatan Rejoso Nganjuk bersama polisi dan TNI kerja bakti memperbaiki tanggul dengan karung plastik berisi pasir, Kamis (2/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Antisipasi terjadinya banjir di musim penghujan, jajaran Polsek Rejoso Polres Nganjuk bersama TNI dan warga Desa Rejoso serta BPBD gelar kerja bakti tutup tanggul.

Ini setelah air sungai dari Dam Margomulyo di Desa Banjarejo sempat meluap dan menggenangi Desa Rejoso Kecamatan Rejoso saat turun hujan lebat.

Kapolsek Rejoso Polres Nganjuk, AKP Burhanudin menjelaskan, kegiatan kerja bakti yang dilakukan tersebut melibatkan puluhan orang. Semuanya kerja bakti dengan memperbaiki tanggul sungai dengan karung plastik berisi pasir.

Mal Pelayanan Publik Kota Malang Bakal Ditempatkan di Mal Alun-alun, Ada 400 Layanan Buat Masyarakat

Jadi Langganan Banjir, Wagub Jatim Emil Pastikan Normalisasi Kali Lamong Masuk Perpres 80

"Semuanya berharap dengan ditutupnya tanggul yang jebol tersebut tidak terjadi lagi genangan Desa Rejoso ketika turun hujan lebat," kata Burhanudin, Kamis (2/1/2020).

Dikatakan Burhanudin, tindakan memperbaiki tanggul sungai yang jebol dengan karung plastik berisi pasir tersebut merupakan langkah sementara.

Karena untuk lebih menjamin tanggul tidak lagi jebol harus dilakukan perbaikan secara permanen oleh Pemerintah Daerah.

"Maka dari itu, kami sebatas memberi bantuan perbaikan tanggul sementara saja. Dan nanti perbaikan tanggul lebih permanen dilakukan oleh Pemerintah Daerah," ucap Burhanudin.

Demi Melatih Timnas Indonesia Bersama Shin Tae Yong, Indra Sjafri Tolak Tawaran Klub Luar Negeri

Nikita Mirzani Sambangi Lokasi Banjir di Ciledug, Klaim Artis yang Mau Cebur-Ceburan di Banjir

Disamping menutup tanggul yang jebol dengan karung plastik berisi pasir, menurut Burhanudin, sejumlah personil kepolisian dan TNI serta warga melakukan pembersihan sungai dari sampah dan pohon bambu yang ambruk.

Ini setelah banyaknya bambu yang amburk dan sampah yang dibuang ke sungai mengakibatkan penyumbatan air sungai sehingga meluber dan membanjiri Desa Rejoso.

"Hal itu menjadi pelajaran berharga bagi warga untuk tidak lagi membuang sampah di sungai, karena dampaknya bisa menyumbat aliran air dan meluber menimbulkan banjir," ucap Burhanudin.

VIDEO Detik-detik Wali Kota Risma Sujud & Nangis di Atas Podium, Satu Ruangan Sampai Heboh

KONDISI Mak Nyak Pasca Evakuasi Banjir, Kini Dibawa Rano Karno ke Hotel, Ibu Jangan di Ganggu Dulu

Halaman
12
Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved