Nasib Pilu Bocah 12 Tahun Tewas Tertabrak Mobil Jasa Uang di Magetan, Hal Lain Bikin Warga Berjubel

Nasib Pilu Bocah 12 Tahun Tewas Tertabrak Mobil Jasa Uang di Magetan, Hal Lain Bikin Warga Berjubel.

SURYA/DONI PRASETYO
Jenazah Arifin Ilham Sanjaya (12) terpaksa ditutupi kardus setelah tertabrak mobil jasa pengiriman uang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jalan Raya Maospati - Magetan, tepatnya masuk Desa Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Sementara teman yang dibonceng Raditya Irfan Hakim (12) hanya luka ringan dan dilarikan Polisi ke rumah sakit terdekat. 

Nasib Pilu Bocah 12 Tahun Tewas Tertabrak Mobil Jasa Uang di Magetan, Hal Lain Bikin Warga Berjubel

TRIBUNMAGETAN.COM, SUKOMORO - Arifin Ilham Sanjaya (12) anak warga Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan tewas seketika setelah tertabrak mobil jasa pengiriman uang anjungan tunai mandiri ATM di Jalan Raya Maospati-Magetan, tepatnya masuk Desa Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan.

Sementara temannya, Raditya Irfan Hakim (12) anak warga Desa Duwet, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan hanya mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan.

Cidera, Empat Pendaki Gunung Lawu di Magetan Dievakuasi , Seorang Mengalami Hipotermia

Heboh Penyebab Gadis Berjilbab Pingsan Bersimbah Darah di Toilet Sekolah Magetan, Ada Bayi di Baskom

Ayam Panggang Bu Setu di Magetan Jadi Jujugan Pecinta Kuliner, Nikmatnya Bikin Lidah Bergoyang

Keterangan yang dihimpun TribunJatim.com menyebutkan, kecelakaan terjadi saat kedua pelajar SMP itu berboncengan menerobos perlintasan Jalan Raya Maospati - Magetan sepertinya tanpa memperhatikan arus lalu lintas yang ada di belakangnya.

"Begitu ada suara daaar saya keluar rumah, melihat kedua anak itu sudah tergeletak semua/ satu selamat di bawa ke rumah sakit dr Sayidiman, satunya lagi tewas di lokasi kejadian," kata Bambang Dwi Yunanto warga setempat yang melihat pertama kali kedua korban tergeletak kepada TribunJatim.com, Minggu (5/01- 2020).

Dikatakan Bambang, ketika kecelakaan terjadi, kedua korban tidak mengenakan helm, mau menyeberang dari Desa Temboro mau ke Magetan. Kedua korban sebelum menerobos perlintas jalur jalan cepat itu sudah diingatkan warga, namun korban yang mengendarai nekad.

"Sepertinya mobil yang menabrak mobil pengiriman uang untuk mesin ATM, karena ada Polisi bersenjata laras panjang saat berhenti dan diperiksa,"jelas Bambang.

Kedua korban, lanjut Bambang masih di bawah umur, diperkirakan ketika kecelakaan terjadi, bocah SMP klas 7 ini mau ke Magetan, menikmati libur sekolah, Arifin Ilham Sanjaya yang berada di depan mengendarai motornya, sedang Raditya Irfan Hakim yang dibonceng.

"Motor yang dikendarai korban awalnya melaju dari jalan perkampungan, menuju Magetan. Sesampai Jalan Raya, sepeda motor yang di tumpangi keduanya nekad menerobos perlintasan jalan, tanpa memperhatikan arus lalulintas,"katanya.

Menurut Bambang, ketika kedua bocah ini menerobos perlintasan jalan itu, bersamaan dari arah Timur, Maospati datang mobil jasa pengirim uang ATM, yang dikemudikan Lanang Agil Pribadi (23) warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

"Karena jarak sudah dekat, dan pengemudi mobil sulit menghindari, tabrakan tak dapat dielakkan. Sepeda motor yang dikendarai korban terseret hingga 10 meter,"ujarnya.

Warga masyarakat setempat berjubel melihat pemindahan uang yang jumlahnya lebih dari Rp 8 miliar dari mobil yang terlibat laka ke mobil penggantinya. Akibatnya, Polisi setempat kalang kabut menghalau warga yang hendak mendekat.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved