Prostitusi Tersembunyi di Eks Lokalisasi Moroseneng, Muncikari Irfan Dapat Untung Rp 75 Ribu/Tamu

Polrestabes Surabaya menetapkan dua pria sebagai tersangka dari kasus porstitusi ilegal yang masih beroperasi di eks lokalisasi Moroseneng, Surabaya.

Prostitusi Tersembunyi di Eks Lokalisasi Moroseneng, Muncikari Irfan Dapat Untung Rp 75 Ribu/Tamu
TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni didampingi Kasubnit, Iptu Harun dan Kaurbaghumas Ipda Umam menunjukkan tersangka dan barang bukti. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan dua pria sebagai tersangka dari kasus porstitusi ilegal yang masih beroperasi di eks lokalisasi Moroseneng, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Seorang tersangka itu merupakan pengelola sekaligus muncikari dari praktik porstitusi tersembunyi tersebut.

Sedangkan, satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran dan masuk dalam Dalam Pencarian Orang (DPO).

Satu tersangka yang berhasil ditangkap adalah Irfan (34) warga Sememi Surabaya.

Kepada penyidik, Irfan mengaku, meraup keuntungan sebesar 75 ribu rupiah tiap satu tamunya.

 

BREAKING NEWS: KPK Geledah 2 Ruang Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo

Geledah Ruang Pejabat di Pemkab Sidoarjo, KPK Boyong 2 Koper dan 1 Boks Dokumen

"Pembagian fee itu dari 180 ribu dibagi untuk PSKnya 80 ribu, 25 ribu makelar dan 75 ribu untuk tersangka selaku pengelola," beber Kanit PPA Satreskrim Polrestbes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Jumat (10/1/2020).

Lantas dari mana Irfan endapatkan perempuan untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK)?

Berdasarkan pantauan TribunJatim.com, Irfan mengaku, tidak tahu karena perempuan yang dijadikan Pekerja Seks Komersial sejatinya berasal dari temannya sendiri.

"Teman saya yang cari cewek. Ditawarin kerja gitu. Mau ya langsung masuk," aku Irfan.

Kini polisi masih terus melakukan pendalam terkait kemungkinan tersangka lain dalam aktivitas porstitusi terselubung itu.

Pasca OTT Bupati Sidoarjo, KPK Periksa Ruang Saiful Ilah di Pendopo Delta Wibawa

Tak Hanya Geledah 2 Ruang DPUBMSDA Sidoarjo, KPK Juga Geledah Ruang Sekda Sidoarjo Ahmad Zaini

Informasi sebelumnya, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan 21 orang yang terdiri dari 13 perempuan dan delapan orang laki-laki.

Halaman
1234
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved