Prostitusi Tersembunyi di Eks Lokalisasi Moroseneng, Muncikari Irfan Dapat Untung Rp 75 Ribu/Tamu

Polrestabes Surabaya menetapkan dua pria sebagai tersangka dari kasus porstitusi ilegal yang masih beroperasi di eks lokalisasi Moroseneng, Surabaya.

Prostitusi Tersembunyi di Eks Lokalisasi Moroseneng, Muncikari Irfan Dapat Untung Rp 75 Ribu/Tamu
TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni didampingi Kasubnit, Iptu Harun dan Kaurbaghumas Ipda Umam menunjukkan tersangka dan barang bukti. 

13 perempuan itu merupakan tunasusila atau Pekerja Seks Komersial (PSK) yang masih nekat menjalankan aktivitas menjajakan jasa seksnya di beberapa wisma eks lokalisasi Moroseneng, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Kamis (9/1/2020) dini hari.

Padahal, Pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2013 lalu sudah menutup lokalisasi Moroseneng, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Salah satu (Pekerja Seks Komersial) PSK yang diamankan oleh polisi adalah RZ (33) warga asal Wonosobo, Jawa Tengah.

RZ mengaku, terpaksa menjadi (Pekerja Seks Komersial) PSK demi mencukupi kebutuhan hidupnya bersama seorang anak usai resmi bercerai dengan suami.

Tak hanya itu, ia juga tengah terlilit hutang yang mendesak untuk dilunasinya.

"Ya butuh uang. Gak tau mau kerja apa lagi. Pokoknya dapat uang ya buat bayar hutang sama kebutuhan sehari-hari," akunya.

Merasakan Keseruan Bermain Kucing di Kafe Kucing Pertama di Surabaya ‘Neko Kepo’

Tarif Kencan PSK Prostitusi Tersembunyi di Eks Lokalisasi Moroseneng Surabaya Rp 180 Ribu

RZ menyebut, tarif yang dipasang untuk sekali kencan itu sebesar Rp 180 ribu.

RZ hanya mendapat uang sebesar Rp 80 ribu, sedangkan sisanya diberikan oleh pemilik wisma dan makelar yang mencarikan tamu.

"Sehari gak mesti dapat berapa. Yang pasti memang antara satu lebih lah," tandasnya.

RZ dan dua belas teman seprofesinya mengaku jika terpaksa melacur.

Halaman
1234
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved