DPR-RI Acungi Jempol Keberhasilan Polda Jatim, Arteria D : Kami Juga Melakukan Pengawalan

Komisi III DPR-RI dimanfaatkan untuk mengintip proses penanganan dan pengembangan kasus investasi bodong Memiles PT Kam and Kam.

DPR-RI Acungi Jempol Keberhasilan Polda Jatim, Arteria D : Kami Juga Melakukan Pengawalan
Tribunjatim/Luhur Pambudi
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan saat melihat barang bukti uang 50 Miliar di Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kunjungan kerja Anggota Komisi III DPR-RI dimanfaatkan untuk mengintip proses penanganan dan pengembangan kasus investasi bodong Memiles PT Kam and Kam.

Kasus yang diungkap Polda Jatim pada Jumat (3/1/2020) kemarin ternyata merugikan sedikitnya 264.000 orang member, dengan total kerugian uang member sekitar Rp 761 Milliar itu.

Salah satu Anggota DPR-RI Arteria Dahlan (44) mengaku terkejut dengan uang hasil sitaan praktik lancung berkedok investasi berbasis aplikasi tersebut.

Rp 128 Miliar bukan nominal kecil untuk ukuran kejahatan perdagangan, ia mengacungi jempol langkah taktis penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim yang berhasil mengungkap kasus ini.

"Bayangkan kalau tidak dilakukan upaya hukum paksa seperti itu, mungkin saja dana yang terselamatkan tidak sejumlah ini," katanya di Mapolda Jatim, Selasa (28/1/2020).

Terungkapnya akal bulus pihak PT Kam and Kam hingga berhasil menyita uang ratusan miliaran itu diharapkan mampu menjamin hak masyarakat yang menjadi korban.

Persebaya Jadi Anak Tiri di Surabaya, Machfud Arifin: Siapapun Wali Kotanya Harus Mendukung

Ortu Mahasiswi Unesa Ingin Anaknya Studi di Wuhan Segera Kembali ke Lamongan, Siang Malam Terus Doa

FAKTA Asli Video Viral Wanita Jatuh & Meninggal saat Belanja, Bukan Terinfeksi Virus Corona, Hoaks

"Percayakan saja penegakkan hukumnya pada Polda Jatim, kami juga melakukan pengawalan," ucap Wakil Sekretaris Jenderal DPP Serikat Pengacara Indonesia (DPP SPI) itu.

"Kita mohon, teman-teman bersabar
Kami juga berharap Polda Jatim memberikan fakta hukum yang berkepastian," pungkas Kuasa Hukum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) itu.

Sebelumnya, kasus itu berhasil diungkap Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, Jumat (3/1/2020).

Halaman
123
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved