Warga Trenggalek yang Tinggal di Daerah Endemik DB Harus Waspada, 76 Orang Penderita, 2 Meninggal

Warga Kabupaten Trenggalek perlu mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah.

Warga Trenggalek yang Tinggal di Daerah Endemik DB Harus Waspada, 76 Orang Penderita, 2 Meninggal
Surya/Aflahul Abidin
Perawat memeriksa pasien demam berdarah di Puskesmas Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (14/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Warga Kabupaten Trenggalek perlu mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah.

Data Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menyebut, sudah 76 orang terserang penyakit tersebut sejak awal Januari hingga 13 Februari 2020.

Dua di antara penderita itu dinyatakan meninggal dunia. Satu orang meninggal di Januari dan satu orang di Februari.
Plt Kepala Dinkes Kabupaten Trenggalek Saeroni menyatakan, jumlah kasus yang terjadi memang tak setinggi tahun lalu di rentang yang sama. Namun, warga tetap harus waspada.

"Sepanjang tahun 2019 jumlah penderita demam berdarah ada 507. Sementara 2018 ada 206," kata Saeroni, Jumat (14/2/2020).

Ia mengimbau agar warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara kontinu. Tempat perindukan nyamuk harus diberantas.

Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah Puskesmas Rejowinagun menjadi tempat paling banyak terdata pasien demam berdarah.

Hingga tempo yang sama, jumlah penderita dari puskesmas yang berada di Kecamatan Trenggalek itu mencapai 13 orang.

Menurut Saeroni, ada tiga daerah endemis demam berdarah kali ini. Yakni, Kecamatan Trenggalek, Pogalan, dan Durenan. Seluruhnya berada di daerah dataran.

"Sehingga di daerah dataran kalau ada banyak genangan air, nyamuk juga banyak. tempat perindukan yang terbanyak di tiga kecamatan itu," pungkasnya.

Kepala Puskesmas Rejowinagun, dr Iwan Setiawan, mengakui, kasus demam berdarah paling banyak terjadi di wilayahnya.

"Kalau di wilayah sini, tren endemisnya ada di dua wilayah, yakni Kelurahan Surondakan dan Desa Rejowinangun.
Setelah mengecek ke lapangan, tim menemukan banyak jentik di wilayah tersebut. Terutama di tempat seperti ban bekas atau lobang tiang bendera yang tergenang air.

Perlakuan Romantis Suami ke Nia Ramadhani saat Valentine, Dapat Ciuman hingga Kado Mawar dan Cokelat

4 Pegawai KM Mutiara Ladjoni Beli Solar di PT Pelayaran Maritim, Janjikan Bayar Tapi Tak Ditransfer

Cewek Cantik Tulungagung Ngamar Bareng Cowok di Hotel, Celananya Basah Saat Kepergok, Habis Ngapain?

Puskesmas tersebut tidak memiliki fasilitas rawat inap. Sehingga pasien yang terserang demam berdarah langsung diarahkan untuk rawat inap di rumah sakit.

Di daerah Rejowinagun, pihak dinas juga telah melakukan pengasapan. Selain itu, pengasapan juga di daerah Pucanganak, Tugu, dan Pogalan. (aflahulabidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved